HomeBERITA11 Orang yang Melawan Petugas Pasca Penertiban Rumah Liar di Tangki 1000,...

11 Orang yang Melawan Petugas Pasca Penertiban Rumah Liar di Tangki 1000, Ditetapkan Sebagai Tersangka

11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka karena melawan Petugas saat Penertiban Rumah Liar di Tangki 1000

BATAM, SMNNews.co.id – Pasca dilakukannya penertiban Rumah liar (Ruli) di Tangki 1000 Kecamatan Batu Ampar, oleh tim terpadu yang terdiri dari TNI Polri dan instansi terkait lainnya, Satuan Reserse kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang mengamankan 16 orang yang menjadi provokator.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, dari 16 orang yang di amankan, 11 orang sudah di tetapkan sebagai tersangka dan 5 orang lainnya sudah dipulangkan.

“Setelah di mintai keterangan 5 orang tersebut di pulangkan karena tidak cukup bukti untuk di tetapkan sebagai tersangka dan dari 11 orang tersangka tersebut, inisial MK yang menembakkan panah ke anggota Brimob,” ungkap Nugroho, Kamis (6/7/2023).

Lanjut dikatakannya, situasi dan kondisi sekarang pasca adanya penertiban kemarin (Rabu, 5/7/2023) dalam keadaan aman dan kondusif, kegiatan disana saat ini sedang dalam pembongkaran rumah rumah ruli dan diratakan.

“Dengan adanya kejadian melawan Tim Terpadu kemarin, saya harapkan tidak terulang kembali perbuatan yang melawan petugas, karena melawan petugas itu ada undang-undang yang mengatur yakni pasal 212, 213, 214 KUHP dengan ancaman kurungan 8 tahun penjara,” imbuhnya.

Ia menghimbau, agar masyarakat Kota Batam agar berfikir terlebih dahulu sebelum bertindak, jangan mudah terprovokasi dan mudah di pengaruhi dan untuk itu masalah pemukiman silahkan dipelajari kalau seandainya legalitas disana sudah jelas, seperti penetapan lahan supaya di patuhi.

“Kami dari Tim Terpadu kami bertindak atas nama pemerintah dan negara, jika ada masyarakat yang tidak mematuhi aturan hukum, akan kami tindak, jadi negara harus hadir dalam hal ini negara tidak boleh kalah dengan orang orang yang tidak mematuhi aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, terkait anggota yang terkena panah, tadi ia sudah menjenguk anggota yang bersangkutan.

“Alhamdulillah kondisinya saat ini sudah membaik, telah dilakukan operasi untuk mencabut anak panah yang tertancap di sekitar pundak sebelah kiri, dan saat ini sedang dalam pemulihan, insyaallah dalam waktu dekat sudah bisa keluar dari rumah sakit,” tutupnya. (jul)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Rayakan Metri Bumi Wlingi Eyang Cokro Kusumo, Warga Lingkungan Wlingi Gelar Kirab Budaya

BLITAR, SMNNews.co.id - Warga lingkungan Wlingi menggelar acara Kirab Budaya untuk merayakan Metri Bumi Wlingi Eyang Cokro Kusumo pada hari ini. Acara ini diikuti...

Bupati Asahan Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 14 Kabupaten Asahan

Asahan, SMNNews.co.id - Bupati Asahan melalui Staf Ahli Bupati Asahan Drs. John Hardi Nasution, menyambut kepulangan Jamaah Haji Kloter 14 Kabupaten Asahan di Pendopo...

Bupati Asahan Hadiri Penyampaian LHP LKPP dan IHPS II Tahun 2023

ASAHAN, SMNNews.co.id - Bupati Asahan H. Surya, BSc menghadiri penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2023 dan Ikhtisar...