Direktur PDAM Tirta Malem Karo Dicopot

PDAM Tirta Malem Karo

Karo, suaramedianasional.co.id – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabanjahe, Arvino Hamsyari akhirnya resmi diberhentikan dari jabatannya sejak Kamis (28/3). Hal ini sesuai dengan SK Bupati Karo Nomor: 500/085/EK/2019 tanggal 27 Maret 2019 tentang pemberhentian Arvino Hamsyari.

Selain itu, Bupati Karo juga mengeluarkan SK 00/086/EK/2019 tentang pengangkatan Willem Perangin-angin sebagai pelaksana tugas (plt) Dirut PDAM Tirta Malem.

Penggantian direktur PDAM ini sesuai dengan rekomendasi dari Dewan Pengawas Perusda Karo dan hasil pemeriksaan khusus Inspektorat.

Beberapa ‘daftar dosa’ yang dilakukan Arvino misalnya, pakta integritas yang dilanggar dan hasil audit dari BPK Sumatera Utara setelah munculnya gejolak pembayaran gaji karyawan tertunggak berbulan-bulan.

Akibat kurang baiknya pengelolaan administrasi dan manajemen di PDAM Tirta Malem, sampai-sampai sambungan listrik sempat padam karena menunggak pembayaran. Matinya listrik PDAM membuat Bupati Karo Terkelin Brahmana bahkan harus turun tangan langsung meminta kerjasama dengan PLN untuk menghidupkan lagi listrik PDAM.

Ketegasan Bupati Karo Terkelin Brahmana untuk mencopot jabatan Direktur Utama PDAM Tirta Malem mendapat apresiasi positif dari warganya. Misalnya yang dikemukakan David Kaka, Ketua Komunitas Mata Langit. “Pencopotan Arvino Hamsyari sebagai Dirut PDAM Tirta Malem memang sudah saatnya dilakukan, demi penyelamatan perusda itu sendiri,” ungkapnya.

Menurut David, kinerja PDAM sudah lama menjadi sorotan masyarakat Tanah Karo, mengingat banyaknya warga mengeluhkan layanannya yang tidak maksimal selama ini. “Kita berharap pejabat yang baru agar bergerak cepat untuk melakukan pembenahan menyeluruh agar PDAM Tirta Malem bisa kembali bangkit, dan memberikan pelayanan optimal kepada para pelanggan,” ujar Kaka.

Selain itu kata Kaka, kinerja PDAM Tirta Malem harus lebih ditingkatkan dengan melakukan perbaikan di segala lini, terutama perbaikan managemen dan peningkatan pendistribusian air beserta kualitasnya yang selama ini menjadi keluhan masyarakat baik di Kabanjahe maupun  daerah lainnya. (ius)