Bupati dan Wabup Sampang gendong anak sapi (pedet).
Sampang, suaramedianasional.co id – Kabupaten Sampang siap mendukung upaya khusus (upsus) pengembangan sapi indukan wajib bunting (siwab), yang dicanangkan pemerintah pusat. Hal ini dibuktikan dengan proses pengembangan anak sapi atau biasa disebut pedet, hasil program inseminasi buatan (IB) yang dilakukan di Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang.
Pemkab berharap adanya perkembangan populasi sapi madura,  jumlah produksi sapi meningkat dan menjadi salah satu potensi unggulan. Pembangunan sektor peternakan, merupakan salah satu agenda dan prioritas pembangunan 100 hari kerja Pemkab Sampang, karena potensinya sangat besar dan tersedia. Dengan melalui pemeriksaan kebuntingan pada ternak sapi gratis dan panen pedet diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak. “Saya harap kegiatan seperti ini dapat memotivasi peternak untuk terus meningkatkan usaha ternaknya,” ujar Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, saat sambutan program tersebut, Kamis (11/4).
Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk peningkatan populasi ternak sapi. Diantaranya dengan mendukung program IB regular serta upsus siwab. “Kita berkomitmen akan terus mendukung kegiatan serupa di tahun berikutnya sebagai wujud komitmen Pemkab Sampang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang bergerak di sektor peternakan,” terangnya.
Kegiatan panen pedet ini merupakan hasil IB sehingga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengevaluasi program-program yang telah dilakukan. Terlebih dari kecamatan yang ada, Kecamatan Ketapang merupakan penyumbang jumlah sapi terbesar dan terbanyak. “Ini menunjukkan bahwa populasi ternak kita terus meningkat,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Ir. Suyono mengatakan, populasi ternak sapi di Sampang terus mengalami peningkatan dari tahun-ketahun. Hal ini bersamaan dengan geliat masyarakat yang terus meningkatkan peternakan dan penggemukan sapi. “Kami juga akan memfasilitasi perkembangbiakan pedet milik peternak,” ungkapnya.
Ia menambahkan, panen pedet ini merupakan salah satu cara untuk menaikkan populasi ternak di daerah itu dengan dukungan IB atau kawin suntik. Selain itu, pihaknya juga aktif memberikan layanan kesehatan hewan kepada para peternak di beberapa kotaecamatan yang ada. “Peningkatan populasi ini juga karena kinerja para peternak yang secara rutin memeriksakan hewannya kepada dokter hewan yang ada,” pungkasnya. (why)