Angkat Budaya Kearifan Lokal 3.000 Gegok dan Atraksi Pencak Silat dalam Penutupan TMMD

Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi saat berdialog dengan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin

Trenggalek, suaramedianasional.co.id – Satgas TMMD angkat budaya kearifan lokal dalam kegiatan penutupan kegiatan TMMD ke 105 Trenggalek di Lapangan Surenlor, Kamis (8/8/2019).

Ditutup langsung oleh Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Panglima Kodam V Brawijaya, Satgas TMMD 105 Trenggalek suguhkan 3.000 Nasi Gegok gratis untuk dimakan bersama. Nasi Gegok gratis ini sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat atas selesainya pelaksanaan TMMD di Trenggalek.

“Dalam penutupan ini kita ingin kita angkat budaya kearifan lokal, sedangkan yang terkenal di Bendungan adalah Nasi Gegok,” ungkap Komandan Satgas TMMD 105 Trenggalek, Letkol Inf. Dodik Novianto.

“Jadi tadi semua kita ajak makan bersama seluruh anggota satgas, TNI-POLRI, Pemerintah dan masyarakat yang tadi ada dalam kegiatan penutupan ini,” inbuh Letkol Dodik.

Selain Nasi Gegok, Satgas TMMD juga menyuguhkan atraksi Pencak Silat dari beberapa perguruan silat di Trenggalek. Kurang lebih ada 200 orang pesilat ikut dalam atraksi ini.

“Kita ingin menghilangkan image, bawasanya pencak silat itu sering dan identik dengan tawuran antar perguruan, makanya pada acara ini kita gabungkan supaya memiliki kebersamaan,” jelasnya.

Komandan kodim juga menyaranlan kepada Bupati Trenggalek untuk menggelar atraksi yang sama dalam kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Trenggalek nanati sehingga kebersamaan antar perguruan silat dapat terjaga.

Terakhir juga ada penampilan kesenian Jaranan khas Trenggalek yang ikut memeriahkan upacara penutupan TMMD tersebut. (Pendim)