
ASAHAN, SMNNews.co.id – Untuk mempercepat terwujudnya pemerintahan yang bersih, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, Kabupaten Asahan terus menguatkan komitmen antikorupsi. Salah satu langkahnya adalah dengan menggelar Monitoring dan Evaluasi Tahap II Percontohan Kabupaten Anti Korupsi secara virtual pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung lewat Zoom Meeting ini menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program, kebijakan, dan inovasi daerah yang mendukung terbentuknya budaya antikorupsi.
Dalam Monev tersebut dilakukan evaluasi terhadap capaian, progres implementasi, serta strategi yang sudah ditempuh untuk memenuhi indikator sebagai Kabupaten Anti Korupsi. Forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang koordinasi guna menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan.
Fokus pembahasannya mengarah pada penguatan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait dapat meningkatkan sinergi, integritas, dan konsistensi dalam menerapkan prinsip good governance,” jelas pihak penyelenggara.
Dengan langkah kolektif tersebut, diharapkan Kabupaten Asahan mampu menjadi daerah yang berintegritas, bebas dari praktik korupsi, dan memberikan pelayanan yang optimal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)
Reporter: Sofyan N.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

