
BANYUWANGI, SMNNews.co.id – Dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2024 di SMKN 1 Banyuwangi diduga ada permainan yang di mainkan oleh pihak sekolah. Bahkan melalui kepala sekolah menjelaskan, bahwa anggaran tersebut memang dipegang oleh pihak sekolah agar aman.
Salah satu orangtua siswa SMKN 1 Banyuwangi sebut saja (W) mengaku, mendapat dana PIP tetapi anehnya buku tabungan dan ATM tidak diberikan kepada wali murid jadi saya tidak tahu dapat berapa dana PIP tersebut, tau-tau anak saya dapat informasi jika dana PIP turun.
“Waktu itu anak saya dan beberapa siswa yang kebetulan mendapat dana PIP lasung di giring ke ATM untuk mengambil uang namun jumlahnya ga tau berapa,” terang (W)
Masih kata (W), sebelum anak saya diajak sama gurunya untuk mengambil uang PIP itu anak saya bertanya kepada gurunya jika uang itu mau dipakai beli sepatu dan guru tersebut mengiakan bahkan bilang oh ya ga papa asal nota pembelianya jangan sampai hilang akan tetapi setelah anak saya beli sepatu dan kebutuhan sekolah lainya tersebut namun setelah anak saya mengambil uang di ATM guru BP malah bilang kamu masih ada tanggungan disekolah.
“Kamu masih punya tanggungan di sekolah dan harus di cicil gimana uang itu mau di ambil apa untuk nyicil tanggungan, akhirnya dengan terpaksa untuk bayar tanggungan, ternyata sama saja dapat bantuan PIP tapi tidak bisa untuk beli keperluan sekolah,” ujarnya.
Terus gimana kita sudah terlanjur beli sepatu dan kebutuhan sekolah itu, katanya mau diganti jika uang PIP cair tapi masih diarahkan untuk bayar tanggungan.
“Kamu beli dulu saja apa yang kamu perlukan namun setelah yang bersangkutan membeli perlengkapan sekolah bahkan menunjukan struk pembelian guru BP tersebut menjelaskan kepada siswa bahwa kamu kan masih ada tañggungan disekolah maka dari pada nanti menjadi tamba banyak tanggungan kamu silahkan pilih di ambil atau untuk bayar tanggungan,” cetus (W).
Saat dikonfirmasi, Kamis (30/1/2025), Kepala sekolah SMKN 1 Banyuwangi Drs. Mulyadi, M.Pd mengatakan bahwa, saya belum tau dan akan cek ke guru yang menanganinya, ia menjelaskan kalau dana tersebut memang di pegang oleh guru karena demi keamanan uang tersebut apa betul- betul dibelikan untuk kebutuhan sekolah apa tidak.
Menurut Mulyadi dana PIP itu dipergunakan untuk membeli kebutuhan siswa itu sendiri, misal beli sepatu, seragam pokok untuk keperluan sekolah asal ada nota pembelian baru bisa kita ganti uang PIP tersebut.
Selain itu Mulyadi juga menjelaskan bahwa, dana PIP ini selain untuk membeli kebutuhan siswa juga untuk bayar tanggungan-tanggungan yang masih belum terbayarkan. (rica)
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

