
PONOROGO, SMNNews.co.id – Kunjungan Badan Gizi Nasional ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banyudono, Ponorogo, Jumat (13/2/2026) memantik sejumlah evaluasi. Bahkan SPPG tersebut diperintahkan untuk direlokasi.
SPPG tersebut diketahui berada dekat dengan sarang walet, serta tak memenuhi standar teknis serta melanggar pencegahan risiko kesehatan bagi penerima manfaat.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, memerintahkan pengelola SPPG Banyudono untuk relokasi ke tempat lain.
Video kunjungan Nanik S Deyang menunjukkan lokasi dapur berada dekat sarang walet, keberadaan toilet yang ada di depan dapur sehingga sanitasi tidak sesuai standar, tidak memiliki water heater serta jalur keluar masuk kendaraan pengangkut kurang leluasa.
“Aturan standar itu salah satunya jauh dari peternakan, padahal ini kan di atasnya ada sarang walet aktif, sehingga menimbulkan potensi risiko sanitasi,” kata Nanik.
Pada desain tata letak juga dinilai tak sesuai Srandar Operasional Prosedur (SOP) maupun petunjuk teknis pembangunan SPPG yang semestinya diindahkan.
Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu standar sanitasi dan keamanan pangan. Selain itu, alur bahan pangan, makanan siap saji, dan wadah makan kotor juga belum tertata baik.
“Karena hanya dua pintu dan salah satunya tidak berfungsi, alur keluar-masuk bahan bercampur dan berisiko terkontaminasi bakteri,” jelasnya.
BGN tidak mencabut izin namun meminta relokasi SPPG dengan memberi waktu tiga bulan. BGN juga meminta pengelola memastikan operasional dapur tetap terkendali selama proses relokasi berlangsung. (ys)
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

