
NGAWI, SMNNews.co.id – Pencairan bantuan langsung tunai dari Dana Desa (BLT-DD) di Ngawi, mulai turun di bulan September ini. Hal itu tentu menjadi angin segar bagi para penerimanya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabul Tubggul Winarno, meminta agar camat-camat di Kabupaten Ngawi memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan dan petugas kesehatan saat pencairan dilakukan.
Baca Juga : Tiga Ratus Lebih Warga Tulungrejo Madiun Terima BLT BBM
Saat pencairan BLT-DD, harus dapat dicegah terciptanya kericuhan, kerumunan, juga menjaga keselamatan dan kesehatan bagi penerimanya. Total, penerima BLT-DD di Ngawi sekitar 22 ribu orang yang terbagi di 19 kecamatan.
“Mayoritas penerima BLT juga sudah usia lanjut sehingga penting menjaga dan mencegah mereka dari kelelahan, ungkap Kabul Tunggul Winarno, Kepala DPMD Ngawi, Rabu (14/9/2022).
Kabul juga menganjurkan agar waktu pembagian BLT diatur, ademi.mencegah tidak ada kumpulan warga berdesakan. Selain itu, tempat penerimaan BLT-DD juga sebaiknya representatif dengan menyediakan kapasitas ruang tunggu yang cukup.
“Harus ada antisipasinya, tentu akan sangat ironis bila demi mendapatkan BLT, warga miskin sampai berdesakan atau pingsan kecapekan,” ujarnya.
Atensi Kepala DPMD ini dikemukakan, setelah Kabul mendapat informasi mengenai situasi pencairan BLT-DD warga beberapa desa di Kecamatan Paron yang dilakukan di satu waktu dan satu tempat, sehingga lebih 800 orang berkerumun dan berdesakan. ***
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

