
INDRAMAYU, SMNNews.co.id – Alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Indramayu mengalami kenaikan dari sebelumnya. Sesuai dengan Surat keputusan kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Nomor: 521.33/Kep.688-DKPP/2023 Tanggal 29 Desember 2023 Perihal Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian di kabupaten Indramayu tahun anggaran 2024 untuk alokasi pupuk subsidi di kabupaten Indramayu untuk Urea sebanyak 41.057.013 kg, NPK Phonska Sebanyak 22.772.050 kg, dan khususnya di Kecamatan Bangodua Urea sebanyak 742.996 kg, NPK Phonska 513.177 kg.
Selanjutnya pada bulan Mei dikeluarkan Surat Keputusan Bupati Indramayu Nomor : 100.3.3.2/Kep.174/DKPP/2024 Tanggal 08 Mei 2024 Tentang Perubahan atas Keputusan Bupati Indramayu Nomor 521.33/Kep.688-DKPP/2023 Tanggal 29 Desember 2023 Perihal Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian di kabupaten Indramayu tahun anggaran 2024, Urea sebanyak 74.518.000 kg, NPK Phonska 46.304.000 kg dan khususnya di Kecamatan Bangodua Urea 1.347.284 kg dan NPK 1.044.073 kg.
Setelah itu terbit lagi Surat keputusan kepala dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Nomor : 500.6.7/4320/TP Tanggal 01 November 2024 Tentang Perubahan Kedua Realokasi Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian di kabupaten Indramayu tahun anggaran 2024, Urea yang semula 74.518.000 kg menjadi 76.865.000 kg dan NPK Phonska semula 46.304.000 kg Menjadi 48.621.000 kg serta Petroganik semula 1.256.000 kg menjadi 1.056.000 kg Khususnya di kecamatan Bangodua, Urea Semula 1.347.284 kg Menjadi 1.389.237 kg, NPK Phonska 1.044.073 kg Menjadi 1.096.002 kg.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Bangodua, Neng Oni SP saat dikonfimasi atas pencapaian penyaluran khususnya di Kecamatan Bangodua dalam penebusan dan penyaluran di tingkat Petani dari alokasi 2,4 ribu ton Terealisasi Penyaluran 2 ribu ton (82%) mengatakan, adapun kami selaku kepala kantor balai penyuluh BPP bangodua sesuai dengan amanah dari Kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu akan selalu memberikan kemudahan bagi petani yang belum terdaftar sebagai penerima subsidi untuk bisa mendaftar di tahun berjalan.
“Dan semua sudah berjalan setiap 4 bulan sekali untuk updating data petani yang tidak masuk atau tidak terdaftar di e-rdkk. Dan untuk wilayah wilayah pelosok di bangodua khususnya di Desa Gadel, Desa Kerticala, Desa Sukamulya dan Desa Mulyasari yang masuk dalam simluhtan akan mendapatkan alokasi pupuk subsidi melalui Mapping Area Kios KPL terdekat supaya mempermudah para petani untuk mendapatkan Pupuk Subsidinya,” ujarnya.
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bangodua yang terletak di Desa Tegalgirang Kecamatan BangoduaKabupaten Indramayu, selalu mengadakan pertemuan rutin penyuluh. Guna mendukung keberhasilan pembangunan pertanian yang berpusat di kantor BPP kecamatan Bangodua. Peran BPP sangat diharapkan menjadi Agen of change di tingkat Kecamatan.
Disisi lain, Ketua KTNA Kecamatan bangodua H. Taryono saat dikonfirmasi perihal pelaksanaan penebusan di tingkat Kios KPL sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Prasaran dan Sarana Pertanian Nomor 34.11/KPTS/RC.210/B/12/2023 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2024 mengatakan, kami selaku ketua Kelompok tani dan mewakili seluruh anggota sangat mudah untuk mendapatkan pupuk subsidi di tingkat Kios dan untuk alokasi sudah sesuai yang kami harapkan setelah adanya tambahan Alokasi Pupuk Subsidi tersebut.
“Kami melakukan pembelian di tingkat Kios hanya menggunakan KTP. Adapun bagi petani yang berhalangan sakit, atau masalah transportasi kami sangat di bantu dan di permudah dalam penebusan di tingkat kios dengan menggunakan surat kuasa perwakilan Ketua kelompok Tani, Pengurus maupun Anggota dan sangat fleksibel,” ungkapnya.
Sementara itu, Mokhamad Fitri Yedi selaku AE PT. Pupuk Indonesia Persero Kabupaten Indramayu mengatakan, untuk realisasi Penyaluran ke Distributor dari alokasi 126.542 Ton sudah kesalur kedistributor sebesar 105.000 Ton atau 83 % (sd 24 Desemeber 2024) dan Penyaluran ke petani dari alokasi total 126.542 Ton baru kesalur 92.173 Ton atau baru mencapai 73 % (sd November 2024).
Mokhamad Fitri Yedi juga menyampaikan, saat ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, PT. Pupuk Indonesia Persero, bersama Distributor serta Kios KPL secara rutin sudah melaksanakan kegiatan yang mengundang petani dan kelompok tani dalam acara Penebusan Bersama untuk melakukan penebusan pupuk bersubsidi sesuai dengan data Kuota Pupuk Subsidi yang berada di aplikasi I-Pubers di masing masing Kios KPL untuk petani yang terdaftar di e-rdkk.
“Untuk mendukung program penebusan bersama tersebut, PT. Pupuk Indonesia sebagai produsen pupuk bersubsidi memastikan bahwa stok pupuk di Kabupaten Indramayu aman. Dalam Program Penebusan Bersama ini terbukti efektif dapat membantu meningkatkan minat penebusan pupuk bersubsidi baik secara individu maupun kelompok dan juga bisa diskusi langsung dengan petani yang hadir diacara tebus Bersama tersebut,” ujarnya.
“Adapun perihal Dosis perhektar untuk petani yang terdaftar di e-rdkk dan di aplikasi I-pubers, jumlah kuota pupuk subsidi tersebut sudah sinkronisasi data antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu dan PT. Pupuk Indonesia (Persero) mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2022 Tentang Penggunaan dosis khususnya di kabupaten indramayu yang disalurkan kepada petani sesuai dosis dari pemerintah pusat untuk Urea 275 Kg/hektar dan NPK Phonska 250 Kg/hektar dalam anggaran tahun 2024,” pungkasnya. (sugeng)
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

