BPPKAD Kota Probolinggo Gelar Semarak Panutan Pembayaran PBB

Walikota Hadi Zainal Abidin saat secara langsung melakukan pembayaran pajak.

Probolinggo, suaramedianasional.co.id – Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Probolinggo menargetkan penerimaan pendapatan daerah dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2019 sebesar Rp 6,9 miliar. Untuk mewujudkan target secara maksimal, BPPKAD menggelar semarak panutan pembayaran PBB, Selasa (9/4) di Kecamatan Kanigaran.
Kepala BPPKAD Imanto dalam kesempatan tersebut melaporman, Dengan semarak panutan pembayaran PBB, diharapkan dapat menanamkan kesadaran, kepedulian dan ketaatan kepatuhan wajib pajak terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) agar turut berpartisipasi menjadi panutan membayar PBB.
“Sekaligus sebagai sarana evaluasi capaian target penerimaan PBB dan meningkatkan kinerja pelayanan bagi pengelola agar tiada henti melakukan inovasi atas penerimaan PBB sesuai yang ditargetkan,” kata Imanto,
Lebih lanjut Imanto menjelaskan, Tahun ini pun konsep pembayaran dibuat berbeda. Jika dulu BPPKAD melibatkan petugas kelurahan untuk mengambil pembayaran ke wajib pajak, kali ini disiapkan tim dan pos yang berkeliling hingga ke kelurahan-kelurahan.
“Ke depan kami mengupayakan pembayaran pajak secara non tunai, lewat atm. Kami akan bekerjasama dengan bank lain, selain Bank Jatim,” jelas Imanto.
Walikota Hadi Zainal Abidin dikesempatan tersebut juga melakukan pembayaran PBB secara simbolis. Ini adalah bentuk contoh dari wali kota kepada masyarakat agar segera membayar PBB ke kelurahan atau bank.
Walikota Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya, menjelaskan pajak daerah merupakan salah satu sumber utama penerimaan pendapatan daerah yang dipergunakan atau dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembiayaan pembangunan Kota Probolinggo.
Optimalisasi penerimaan pajak daerah akan memberikan kontribusi pada PAD sehingga diperlukan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas bagi pengelola disamping harus memiliki komitmen, integritas dan inovasi yang mampu meningkatkan kesadaran serta kepedulian wajib pajak.
“Pada kesempatan ini, saya mengimbau kepada ASN untuk berpartisipasi menjadi tauladan dan panutan pembayaran PBB. Semarak panutan pembayaran PBB adalah bagian dari kampanye membangun masyarakat yang sadar, peduli dan taat pajak,” jelasnya.
Walikota Hadi juga, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang disiplin melunasi pembayaran PBB. “Ini semata-mata demi mendukung suksesnya pembangunan Kota Probolinggo yang lebih baik,” tegasnya. (edy)