HomeBERITABukit Relaksasi Sangha, Destinasi Baru Wisata Religi di Ponorogo

Bukit Relaksasi Sangha, Destinasi Baru Wisata Religi di Ponorogo

Bukit Sangha, tempat wisata religi yang sejuk dan tenang di Dusun Sodong, Desa Gelangkulo,n Sampung, Ponorogo. (foto by: Tri Mariyani)

PONOROGO, SMNNews.co id – Angin berkesiur membelai anak rambut yang menutup mata bocah perempuan kecil berkuncir kuda. Sejurus kemudian, dia pun bergegas duduk di gazebo, menikmati lahan berkontur nan hijau di depannya, yang acap disebut Bukit Relaksasi Sangha.

Bukit Sangha tepatnya ada di Dusun Sodong, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Jaraknya sekitar 21 km dari pusat Kota Reyog, bila ditempuh dengan motor sekitar 40 menit perjalanan.

Bukit Relaksasi Sangha biasa menjadi tempat berdoa bagi pengunjungnya. Tak heran bila disebut sebagai tempat wisata religi di Ponorogo, Jawa Timur. Berada di perbukitan yang sejuk, daerah ini sebenarnya sudah termasuk perbatasan Ponorogo dengan Purwantoro-Wonogiri (Jawa Tengah).

Dusun Sodong sendri dikenal sebagai kampung Budha. Sampai dengan tahun 1982, penduduk Sodong 90 persen beragama Budha, setelah itu ada pergeseran akibat perkawinan campuran atau pindah ke daerah lain. Kini, umat Budha di daerah itu sekitar 60 KK dengan 152 jiwa penduduk.

Penanda kehidupan masyarakat Sodong beragama Budha, terlihat dari hadirnya Vihara Dharma Dwipa dan sekolah minggu untuk umat Budha. Sekitar 500 meter dari vihara itu, berada bukit relaksasi Sangha yang sejuk dan berpanorama hijau dengan semilir angin sepoi-sepoi membelai tiap saat.

Vihara Dhaema Dwipa, tanda kehidupan umat Budha di Sodong.(foto by : Tri Mariyani)

Menurut Ketua Vihara Dharma Dwipa, Suwandi Cittapanno, Bukit Sangha ini ada nilai sejarahnya yaitu sebagai tempat berdoa sesuai keyakinan masa lalu nenek moyang warga Sodong.

“Makanya dibangunlah tempat relaksasi di bukit Sangha ini oleh pihak Vihara Dharma Dwipa,” kata Suwandi.

Tersedia gazebo berukuran 3×3 meter persegi di puncak bukit dan di bawahnya. Dari tempat ini, leluasa terlihat perbukitan hijau berjajar, menggoda mata di tengah keheningan yang melingkupi tebing dan lahan pertanian.

Suwandi memyatakan, sejak awal bukit ini dibangun sebagai tempat relaksasi dan tujuannya untuk wisata religi. Apapagi, suasana tenang dan hening mendukung.

“Wisata religi itu tidak terpaku kepada satu keyakinan, tetapi semua agama bisa berdoa di sini, sesuai dengan keyakinan masing-masing. Jadi tempat relaksasi ini khusus untuk berdoa, karena ada nilai-nilai sejarah di tempat ini bagi warga Dusun Sodong,” jelasnya.

Gazebo untuk tempat relaksasi dan istirahat di Bukit Sangha. (foto by: Tri Mariyani)

Selain perbukitan, ada pula tanah lapang yang dapat dijadikan lahan kemah. Bumi perkemahan itu juga sudah ada penerangan dan toilet.

“Bisa digunakan retret juga, tak harus umat Budha ke sini sebab tempat ini terbuka, bisa dipakai untuk keyakinan agama lain, yang penting bertujuan mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Menurut Suwandi sudah banyak orang yang datang ke Dusun Sodong untuk menikmati tempat relaksasi ini. Mereka datang dari berbagai kalangan antara lain, budayawan, tokoh agama sampai peneliti, tak jarang juga turis asing.

“Masih banyak yang harus dibenahi, namun bila semakin banyak wisatawan datang ke bukit relaksasi Sangha ini, kami harap nantinya ada efek domino sehingga akan ikut meningkatkan perekonomian masyakarat Dusun Sodong ini,” pungkasnya. (penulis: Tri Mariyani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

BERITA LAINYA

Berikut Contoh Susunan Acara Upacara Bendera Hari Kemerdekaan HUT RI 17 Agustus

SMNNews.co.id - Hari Kemerdekaan Indonesia akan diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Saat hari Kemerdekaan, tentu akan ada banyak acara yang diadakan, salah satunya adalah upacara...