
BLITAR, SMNNews.co.id – Dalam rangka Harlah ke-100 Nahdatul ulama (NU) tahun 2026, Bupati Blitar, Rijanto membuka Pameran UMKM, pada Kamis (5/2/2026), di Wisata Edukasi Kampung Coklat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Blitar, anggota forkopimda, Komandan Batalyon Infanteri 511/ Dibyatara Yudha, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, asisten, staf ahli dan kepala perangkat daerah yang hadir, para alim ulama, para kiai, jajaran pengurus Nahdlatul Ulama dan para pelaku UMKM, serta seluruh hadirin yang hadir.
Bupati Blitar, Rijanto dalam sambutannya mengatakan, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar, saya mengucapkan selamat dan sukses atas harlah ke-100 Nahdlatul Ulama. Semoga di usia satu abad ini, NU semakin kokoh dalam pengabdian, semakin luas manfaatnya bagi umat, bangsa, dan negara. Kita semua berdoa dan berharap agar Nahdlatul Ulama senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan keberkahan dalam mengawal perjalanan bangsa indonesia ke depan.
“Tema harlah satu abad ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”, sangat relevan dengan perjalanan panjang Nahdlatul Ulama. Sejak masa penjajahan, masa perjuangan kemerdekaan, hingga era pembangunan dan modernisasi saat ini, NU telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai keagamaan yang moderat, membangun pendidikan, serta menguatkan sendi-sendi sosial kemasyarakatan,” jelas Bupati Rijanto.
Lanjut Bupati Rijanto, NU hadir sebagai penjaga moral bangsa sekaligus penggerak perubahan yang berlandaskan akhlakul karimah. Dan pada kesempatan yang berbahagia ini, kita juga menyaksikan bagaimana NU dan UMKM memiliki keterkaitan yang sangat erat. Jaringan pesantren, majelis taklim, dan komunitas warga nahdliyin telah lama menjadi ruang tumbuhnya ekonomi kerakyatan. Banyak pelaku usaha kecil dan menengah lahir dari lingkungan NU, bergerak di sektor kuliner, kerajinan, pertanian, hingga jasa.
“Hal ini menunjukkan bahwa NU tidak hanya membangun spiritualitas umat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dan pameran UMKM hari ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan ekonomi umat dapat terus dikembangkan. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan nasional. dengan dukungan organisasi besar seperti nahdlatul ulama, umkm dapat naik kelas, memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital,” ujarnya.
“Kita menyadari bahwa tantangan saat ini semakin komplek, persaingan global, perubahan teknologi, serta dinamika sosial ekonomi yang cepat. Oleh karena itu, solusi terbaik adalah kebersamaan dan kolaborasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula organisasi kemasyarakatan dan pelaku usaha. Sinergi antara pemerintah daerah, Nahdlatul Ulama, dan UMKM akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat ketahanan sosial, dan menciptakan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
“Saya meyakini nahdlatul ulama akan terus berada di garda terdepan dalam memberikan teladan, solusi, dan semangat persatuan, sekaligus menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat melalui UMKM. Dengan nilai keagamaan yang kuat dan semangat gotong royong, kita optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dan melangkah menuju peradaban yang lebih mulia,” ungkapnya.
“Saya juga menyampaikan, terima kasih atas seluruh kontribusi Nahdlatul Ulama dalam pembangunan, baik sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini. Semoga sinergi NU, pemerintah, dan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, semakin kuat demi Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya serta indonesia tercinta yang tangguh, maju dan hebat,” pungkas Bupati Blitar Rijanto. (*)
Reporter: Bonaji.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

