HomeBERITABupati Blitar Harapkan Program OPOP Segera Diimplementasikan ke Seluruh Pondok Pesantren se-Kabupaten...

Bupati Blitar Harapkan Program OPOP Segera Diimplementasikan ke Seluruh Pondok Pesantren se-Kabupaten Blitar

Bupati Blitar Rini Syarifah membuka program OPOP di Ponpes Mambaul Hisan, Kecamatan Gandusari.

BLITAR, SMNNews.co.id –  Bupati Kabupaten Blitar Rini Syarifah ikut membuka acara OPOP yaitu Program One Pesantren One Product, pada pondok pesantren Mambaul Hisan Gandusari, pada Selasa (28/9/2021). Program tersebut bertujuan untuk setiap pondok pesantren seluruh Indonesia menjadi tempat pemberdayaan kreatif santri-santri agar ketika lulus nanti bisa mandiri dan memiliki skill pada bidang yang digeluti.

Adapun juga pondok pesantren yang bisa melaksanakan program OPOP ini hanya yang terpilih berdasarkan kemampuan pondok pesantren tersebut. Meliputi penilaian kesiapan pondok dalam melaksanakan program ini dan kesiapan dalam SDM.

Bupati juga akan memacu dari jumlah 182 pondok pesantren di Kabupaten Blitar, segera mengikuti program OPOP. Bupati menyebutkan saat ini sekitar 8 sampai 12 pondok pesantren di kabupaten Blitar yang sudah mengikuti OPOP.

“Kita dorong agar pondok pesantren di Kabupaten Blitar ini segera dapat mengikuti program OPOP dalam pengembangan santri yang banyak ini diharapkan ikut membangun perekonomian daerah dengan pengembangan entrepreneurship sejak dini di pondok pesantren,” kata Bupati Blitar.

Mengingat jumlah santri yang sangat besar di Jawa timur khususnya yang tersebar di seluruh kabupaten Blitar. Diharapkan pondok pesantren dan santri ikut berpartisipasi dalam pembangunan perekonomian.

“Kalau bisa jadi santri jangan sampai gaptek. Dikarenakan kemajuan teknologi dan modernisasi yang terus berkembang. Di sini harapan saya para santri bisa menyesuaikan modernisasi tersebut,” tandasnya.

Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar mengharapkan, Program dari Gubernur Jawa Timur ini bisa sangat bermanfaat dan memacu daya kreatif para santri. “Tindak menyang Gandusari nitih sepedah, mampir Ponpes Mambaul Hisan sambung silaturahmi, program OPOP pancen luar biasa, santri semangat inovatif mandiri,” tutup Mak Rini dalam pidatonya dengan berpantun.

Santri berlatih membuat kerajinan batok kelapa program OPOP mengembangkan kewirausahaan sejak dini.

Kegiatan itu hadir Sekjen OPOP Jatim, Muhammad Ghofirin menyampaikan program OPOP yang digagas Gubernur Jatim merupakan program yang bagus dan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat. “OPOP ini mendapat perhatian khusus dari Pak Wapres KH Maruf Amin. Dan rencananya Kamis ini Pak Wapres akan berkunjung di Jawa Timur di Industri Halal Park Sidoarjo yang dibangun Pemprov Jatim kaitannya penguatan OPOP Jawa Timur,” ungkapnya.

Sekjen OPOP Jatim itupun mengapresiasi Bupati Blitar, yang merespon baik program OPOP. Salah satunya dengan menunjuk sekdanya menjadi Ketua OPOP di Kabupaten Blitar supaya bisa memfasilitasi pondok pesantren untuk bisa segera mengikuti program OPOP.

“OPOP ini memang harus digaungkan agar santri-santri dan alumni pondok pesantren membantu kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dengan pembekalan yang ada di program OPOP,” pungkasnya. (adv/kmf)

Penulis : Dani Elang Sakti

BERITA TERBARU

BERITA LAINYA