HomeBERITABupati Blitar Kunjungi Korban Diduga Keracunan Makanan di Puskesmas Selorejo

Bupati Blitar Kunjungi Korban Diduga Keracunan Makanan di Puskesmas Selorejo

Bupati Blitar, Rijanto saat mengunjungi para korban dugaan keracunan makanan yang saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Selorejo. (Foto: Bonaji/smnnews.co.id)

BLITAR, SMNNews.co.id – Bupati Blitar, Rijanto mengunjungi para korban dugaan keracunan makanan yang saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Selorejo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Selasa (13/05/2025). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap para lansia yang menjadi korban dalam kegiatan posyandu di Desa Sidomulyo.

Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati Rijanto mengatakan bahwa informasi awal ia terima dari Camat Selorejo dan Pak Sugeng, tokoh masyarakat sekaligus wakil dari warga setempat.

“Kami mendapatkan laporan adanya kejadian lansia yang diduga mengalami keracunan makanan saat mengikuti kegiatan rutin posyandu di Desa Sidomulyo. Kegiatan ini sebenarnya rutin dilaksanakan tiap bulan sebagai bentuk pelayanan kesehatan gratis, sesuai dengan visi dan misi kami,” jelas  Bupati Blitar.

Kunjungan Bupati Rijanto didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christin, Camat Selorejo, perwakilan Polsek Selorejo, Kepala Desa Sidomulyo beserta perangkatnya, serta Kepala Puskesmas Selorejo. Bupati menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menyajikan makanan, terutama untuk lansia.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Harus benar-benar diteliti terlebih dahulu makanan yang akan dibagikan. Semoga semua pasien segera diberi kesembuhan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christin menyampaikan bahwa total ada 57 lansia yang mengalami gejala keracunan. Karena keterbatasan fasilitas rawat inap di Puskesmas Selorejo, sebagian korban dirujuk ke puskesmas di kecamatan lain serta ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

“Kami bersama tim saat ini masih melakukan penelusuran penyebab keracunan yang diduga berasal dari makanan yang dibagikan saat kegiatan posyandu. Semoga para lansia segera pulih dan ke depan kita semua bisa lebih waspada,” ujarnya.

Pihak Dinas Kesehatan telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium guna memastikan penyebab pasti dari dugaan keracunan ini. Pemerintah Kabupaten Blitar juga akan melakukan evaluasi terhadap standar kebersihan makanan dalam kegiatan-kegiatan masyarakat, terutama yang melibatkan kelompok rentan seperti lansia.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah, mengingat program posyandu lansia merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan para korban dan memperbaiki sistem pelayanan ke depan. (*)

Reporter: Bonaji.

Editor: Kundari PS.

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Empat Organisasi Pemdes akan Gelar Aksi Damai, Tuntut ADD 2027 Harus Kembali Setara 2025

BLITAR, SMNNews.co.id – Penurunan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Blitar pada tahun anggaran 2026 memicu konsolidasi empat organisasi pemerintahan desa. Persaudaraan Kepala Desa Indonesia...

Respons Cepat Anggota Polsek Doko, Datangi Adanya Kebakaran di Lahan Perhutani guna Cegah Karhutla

BLITAR, SMNNews.co.id - Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Doko saat menemukan kebakaran di kawasan hutan jati milik Perhutani di Dusun Pagak, Desa Plumbangan, Kecamatan...

Patroli Subuh Polsek Gandusari, Polisi Hadir Jaga Keamanan

BLITAR, SMNNews.co.id - Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Gandusari melaksanakan patroli subuh keliling sekaligus patroli dialogis dan salat Subuh berjamaah bersama...