HomeBERITABupati Blitar Sampaikan Materi di Acara Workshop Green Leadership di Jakarta

Bupati Blitar Sampaikan Materi di Acara Workshop Green Leadership di Jakarta

Bupati Blitar Rini Syarifah sampaikan materi di acara Workshop Green Leadership di Jakarta.

BLITAR, SMNNews.co.id – Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan materi di acara Workshop Green Leadership dengan Tema, Sinergitas Green Leadership untuk Masa Depan Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Berkelanjutan, Jumat 20 juni 2024.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kementerian Lingkungan Hidup RI, Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kepala BP2SDM (Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan Seluruh undangan.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan kesehatan kepada kita semua sehingga pada hari ini, kita dapat berkumpul bersama dalam acara Workshop Green Leadership dengan tema Sinergitas Green Leadership untuk Masa Depan Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Berkelanjutan. Sholawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW yang syafaatnya kita nantikan hingga yaumil akhir.

Dalam penjelasannya Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan, Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blitar, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi narasumber dengan materi ”Inovasi Daerah dalam pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Kabupaten Blitar. Sungguh suatu kehormatan bagi kami dapat saling berbagi ilmu dan pengalaman pada acara ini.

“Untuk diketahui bahwa Kabupaten Blitar merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawatimur yang memiliki luas Luas Wilayah : 1.744,32 Km², terdiri dari 22 kecamatan 220 desa dan 28 kelurahan. Kabupaten Blitar memiliki potensi ekonomi dengan beberapa produk unggulan antara lain Dalam bidang peternakan yaitu telur, ayam broiler, sapi perahan, ikan koi. Dalam bidang pertanian Kabupaten Blitar merupakan daerah penghasil buah nanas yang dipasarkan ke: Semarang, Kediri, Surabaya. Dan juga penghasil melon, Cabe rawit dan Pisang Cavendis,” kata Rini Syarifah.

Selain itu, Kabupaten Blitar yang disebut pula dengan Lands Of Kings (tanah para raja) juga memiliki potensi wisata yang tidak kalah cantiknya dengan daerah lain. Ada wisata alam seperti Pantai Serang, Tambakrejo, hutan pinus loji dan lain sebagianya. Ada pula wisata seni, budaya dan sejarah seperti Candi Penataran, Candi Simping serta wisata lainnya seperti Kampung Coklat dan wisata aneka makanan olahan dan kuliner yang patut untuk dicicipi. Bagi siapa saja yang belum pernah berkunjung ke Blitar, saya rasa wajib untuk sesekali mampir ke kabupaten kami.

“Terdapat beberapa isu strategis bidang Lingkungan Hidup di Kabupaten Blitar yaitu

Tingginya timbulan sampah plastik. Berdasarkan data akhir tahun 2023, jumlah pengurangan timbulan sampah sebesar 67.680,55 ton dan penanganan timbulan sampah sebesar 57.567,58 ton. Infrastruktur dan sarana prasarana pengelolaan persampahan yang belum memadai. Terus turunnya debit air permukaan, baik di mata air, sungai maupun sumur-sumur warga maupun pertanian. Rendahnya Indeks Kualitas Tutupan Lahan. Indeks kualitas tutupan lahan di Kabupaten Blitar tahun 2023 sebesar 39,70 (kategori kurang),” ungkapnya.

Dalam rangka menangani beberapa isu tersebut, kami mencoba menciptakan beberapa inovasi dalam bidang lingkungan hidup, antara lain: BALISTIK (Blitar Libas Sampah Plastik) Blitar Libas Sampah Plastik (Balistik) adalah kebijakan Pemerintah Kabupaten Blitar dalam pembatasan dan pengendalian sampah plastik sekali pakai. Tujuan utama kegiatan Balistik ini adalah pengurangan sampah dari sumbernya sehingga dapat mengurangi sampah yang terbuang ke TPS dan TPA. Pengurangan sampah ini dilakukan melalui pembatasan, pemanfaatan kembali, dan pendaur ulangan.

SIBANKSAM (Sistem Informasi Bank Sampah)

Untuk menangani adanya timbulan sampah yang semakin banyak diperlukan bank sampah untuk mengelola sampah dari sumbernya, Sibanksam merupakan aplikasi yang memberikan informasi secara online dan real time kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah melalui Bank Sampah di Kabupaten Blitar dengan jumlah sebanyak 130 Bank Sampah yang sudah tergabung dalam aplikasi Sibanksam,” tuturnya

Dang juga GETAR KASIH (Gerakan Terpadu Kali Bersih)

Merupakan gerakan kesadaran masyarakat akan fungsi sungai dan menjaga kebersihannya. Ruang lingkup Getar Kasih meliputi: (a) Konservasi DAS; (b) pengendalian sumber pencemaran; (c) aksi bersih-bersih kali atau sungai secara massal; (d) pemantauan dan pengendalian kualitas air sungai secara berkala; (e) pembentukan kelembagaan Getar Kasih; (f) pengawasan mandiri oleh masyarakat; dan (g) pembinaan dan sosialisasi.

GERAKAN BLITAR MENANAM

Merupakan upaya konservasi sumber daya alam dan pelestarian lingkungan hidup yang dilakukan melalui kerjasama dengan para pemangku kepentingan lingkungan melalui penanaman pohon berbasis partisipasi aktif masyarakat..

“BANK POHON Sebagai upaya mendukung Gerakan Blitar Menanam yang berfungsi sebagai wadah menampung, merawat dan mendistribusikan bibit kepada masyarakat secara gratis,” terangnya.

Selain itu Alhamdulilah, epanjang tahun 2023, Kabupaten Blitar berhasil meraih penghargaan diantaranya: Penghargaan Nirwasita Tantra berskala Nasional yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada Penghargaan ProKlim Utama berskala Nasional yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri berskala Nasional yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pemerintah Kabupaten Blitar mempunyai komitmen yang kuat dalam mewujudkan pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan dengan menetapkan beberapa kebijakan.

“Dalam rangka optimalisasi pengelolaan persampahan dan limbah secara komprehensif di Kabupaten Blitar, saat ini sedang dilakukan penyusunan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah untuk mengganti Perda sebelumnya yaitu Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah. Dalam rangka meningkatkan dan mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan hidup telah ditetapkan Peraturan Bupati Nomor 31 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Penghargaan Kepada Pegiat Lingkungan Hidup, Untuk memberikan perlindungan terhadap kualitas lingkungan hidup dan kesehatan ditetapkan Peraturan Bupati Blitar Nomor 41 Tahun 2018 tentang Tata Cara Perizinan dan Pengawasan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Kabupaten Blitar,” imbuhnya.

Dalam Bidang Kehutanan, Kabupaten Blitar memiliki kawasan hutan dengan luas 36.488 Ha atau 20,80% dari total keseluruhan luas wilayah. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK.485/Menlhk/Setjen/Pla.2/5/2023 tanggal 19 Mei 2023 telah ditetapkan persetujuan pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Blitar dalam rangka PPTPKH seluas 282,99 Ha. Saat ini, perkembangan PPTKH di Kabupaten Blitar telah selesai proses tata batas, peninjauan lapangan, pembahasan hasil dan, penandatanganan berita acara tata batas dan peta tata batas untuk 38 Desa di 14 Kecamatan.

“Selanjutnya sedang menunggu Keputusan Penetapan Batas Areal Pelepasan Kawasan Hutan, yang sesuai informasi bahwa SK biru dapat diterbitkan pada bulan Agustus 2024. Salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di sekitar kawasan hutan adalah Perhutanan Sosial. Di Kabupaten Blitar, perhutanan sosial baru mencapai 17.115,84 Ha, terdiri dari 1 SK Hutan Kemasyarakatan, 1 SK Hutan Desa, 2 SK hasil transformasi IPHPS, 1 SK hasil transformasi Kulin KK, serta masih ada 2 SK IPHPS dan 46 SK Kulin KK yang secara otomatis bertransformasi menjadi Perhutanan Sosial,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk mendukung percepatan perhutanan sosial. Berbagai upaya telah dilakukan Kabupaten Blitar diawali pelaksanaan sosialisasi kepada desa-desa yang memiliki kawasan hutan hingga pembentukan Tim Koordinasi dan Fasilitasi Pengelolaan Perhutanan Sosial Kabupaten Blitar pada tahun 2023. Tim ini perlu berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan stakeholder lainnya.

“Sinergi dan kolabarasi multisektoral diharapkan akan mempercepat pelaksanaan perhutanan sosial. Sektor kehutanan mempunyai peran penting dalam meningkatkan perekonomian, menyerap tenaga kerja dan mengentaskan kemiskinan. Kebijakan pengembangan sektoral Kabupaten Blitar kedepan salah satunya diarahkan pada akselerasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan,” pungkasnya. (bon)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Tingkatkan Kapasitas, Bendahara OPD di Lingkup Pemkot Batu Ikuti Program Pengabdian Masyarakat FIA UI

KOTA BATU, SMNNews.co.id  – Pemerintah Kota Batu turut berpartispasi dalam program Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Departemen Administrasi Fiskal Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia...

Bupati Blitar Hadiri Acara Petik Laut di Pantai Jolosutro Desa Ringinrejo Wates

BLITAR, SMNNews.co.id - Bupati Blitar Rini Syarifah menghadiri acara Petik Laut di Pantai Jolosutro Desa Ringinrejo kecamatan Wates Blitar, Kamis (18/07/2024). Turut hadir dalam acara...

KPAI Kalisat Soroti Maraknya Pernikahan Usia Dini

JEMBER, SMNNews.co.id - Muhammad Zaenuri, Koordinator Penyuluh Agama Islam (KPAI) Kecamatan Kalisat menyoroti maraknya pernikahan usia dini di wilayahnya. Zainuri mengimbau masyarakat di wilayah...