HomeBERITABupati Blitar Sebut KPK Datang ke Pemkab Blitar, Berikan Himbau Soal PBJ,...

Bupati Blitar Sebut KPK Datang ke Pemkab Blitar, Berikan Himbau Soal PBJ, Dana Hibah hingga Realisasi Pokir

Bupati Blitar, Rijanto saat diwawancari awak media. (Foto: Bonaji/smnnews.co.id)

BLITAR, SMNNews.co.id – Setelah seharian menjamu kedatangan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantornya, Selasa (05/05/2026), Bupati Blitar Rijanto memberikan klarifikasi kepada awak media yang sudah menunggu lama mendapatkan informasi dari orang nomor satu di Kabupaten Blitar itu.

Bupati Rijanto mengungkapkan, kedatangan petugas dari KPK ini terkait pendampingan dalam konteks pembenahan sistem di berbagai sektor vital. Rijanto, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Ada tiga area krusial yang menjadi perhatian serius, yakni pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dana hibah, serta realisasi Pokok Pikiran (pokir) DPRD. Bagaimana kita membangun pemerintahan menjadi baik melalui tata kelola yang benar. Mulai dari pengadaan barang dan jasa, tata hibah, hingga pokir, semua harus berjalan sesuai aturan yang berlaku dan harus kita taati,” jelas Bupati Rijanto dengan tegas.

​Pertemuan yang berlangsung cukup lama tersebut diakui Rijanto sebagai ruang diskusi yang sangat komprehensif. Meski memakan waktu, ia menyatakan rasa puasnya terhadap hasil koordinasi tersebut karena memberikan arah yang lebih jelas bagi jajaran birokrasi di Kabupaten Blitar.

​Lebih lanjut, Rijanto menekankan bahwa sikap kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran bukan hanya berlaku bagi pihak eksekutif, melainkan juga legislatif. Sinergi kedua lembaga ini dinilai sangat penting untuk menghindari potensi penyimpangan.

​”Kita semua harus semakin baik dan semakin hati-hati. Tidak hanya eksekutif, tapi juga legislatif,” imbuhnya.

​Menanggapi pertanyaan mengenai adanya ‘peringatan’ khusus dari KPK, Bupati Rijanto meluruskan bahwa pertemuan tersebut adalah bentuk koordinasi rutin dalam rangka menjalankan tugas negara. Fokusnya tetap pada edukasi dan pendampingan agar pengelolaan anggaran daerah tetap berada pada jalur yang benar.

​”Bukan peringatan, tapi ini tugas negara untuk memastikan pengelolaan anggaran yang baik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Bonaji.

Editor: Kundari PS.

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Polres Blitar Cek Sejumlah Gereja Pastikan Rangkaian Ibadah Hari Kenaiakan Yesus Kristus Aman

BLITAR, SMNNews.co.id - Personel Polres Blitar disiagakan di sejumlah Gereja dalam Perayaan kenaian Yesus krestus. Kapolres Blitar AKBP Rivanda, melalui Kabag Ops Polres Blitar menyampaiakan...

Viral Merokok Saat Sidang RDP, Anggota Komisi D DPRD Jember Sampaikan Permintaan Maaf

JEMBER, SMNNews.co.id - Anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Syahri As Shiddiqi menyampaikan permintaan maaf ke masyarakat karena kekhilafannya merokok saat sidang Rapat Dengar...

Beri Jawaban Terkait Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, BPP UNU Blitar: Dosen Dinonaktifkan, Kampus Lakukan Penanganan Transparan!

BLITAR, SMNNews.co.id — Langkah tegas diambil Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) Universitas Nahdlatul Ulama Blitar menyusul mencuatnya dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret seorang dosen...