
BLITAR, SMNNews.co.id – Bupati Blitar Rini Syarifah menutup Lomba Kejuaraan renang kelompok umur antar perkumpulan se-Blitar Raya, merebutkan piala Bupati Blitar Tahun 2024, Minggu (28/04/2024) di Kolam Renang Lovina Talun.
Ikut Hadir dalam acara, Staf Ahli, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Camat dan Anggota Forkopimcam Talun, Ketua KONI Kabupaten Blitar beserta jajarannya, Pengurus Aquatik Blitar Raya, panitia penyelenggara dan Seluruh undangan.
Bupati Blitar Rini Syarifah dalam sambutanya menyampaikan, mumpung masih bulan Syawal, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blitar, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada panjenengan semua yang hadir di tempat ini. Saya juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses bagi anak-anak pada kegiatan ini yang meraih prestasi, membawa pulang medali.
“Bagi yang belum mendapat gelar juara jangan putus asa, tetap semangat , terus giat berlatih. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak terutama kepada Pengurus Aquatik Blitar Raya Kabupaten Blitar dan panitia penyelenggara atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini bukti komitmen panjenengan semua, tetap semangat mencari bibit-bibit atlet renang berprestasi dari cabang olahraga renang,” ucap Rini Syarifah.
Dan Terima kasih untuk KONI yang selalu mensupport anak-anak untuk mengukir prestasi dibidang olahraga.Untuk diketahui bersama bahwa, aktivitas berenang sudah berkembang sejak zaman Yunani dan Romawi Kuno. Orang Yunani dan Romawi menjadikan berenang sebagai kebutuhan vital dalam kemiliteran.
Esensi renang sebagai aktivitas fisik mendorong Jepang untuk mewajibkan berenang sebagai pelajaran wajib di sekolah samurai.

“Di Eropa renang atau mandi di luar rumah dianggap berbahaya karena banyak kasus yang menyebabkan kematian dan wabah penyakit yang menular melalui sungai. Namun, pada kurun waktu berikutnya orang-orang kembali menyukai berenang sebagai aktivitas rekreasi di sungai, danau, atau laut. Perkembangan renang sebagai cabang olahraga diawali dalam olimpiade modern 1896 di Athena, Yunani,” jelasnya.
Pada saat itu, hanya ada dua gaya yang dilombakan yaitu gaya dada dan gaya bebas. Pada tahun 1908 dibentuk perserikatan renang internasional yang disebut FINA (Federation International de Nation Amateur). Induk olahraga renang internasional kemudian berganti nama menjadi World Aquatics dalam keputusan Kongres Luar Biasa yang digelar Desember 2022 di Melbourne, Australia.
Sementara itu, sejarah Olahraga Renang di Indonesia pertama kali terlihat dari pembangunan kolam renang pertama pada tahun 1904 di Cihampelas, Bandung. Selain di Bandung, catatan sejarah juga menemukan kolam renang lainnya di Cikini Jakarta dan Brantas Surabaya.
“Pada masa pendudukan Jepang, Indonesia mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk belajar renang. Hal ini mendorong penyelenggaraan perlombaan renang dan munculnya atlet-atlet renang dari pelosok negeri yang dapat bersaing di tingkat internasional. Nama induk olahraga renang di Indonesia adalah Akuatik Indonesia sejak Agustus 2023 mengikuti perubahan FINA menjadi World Aquatics.Untuk itu saya berharap, melalui ajang ini menjadi media untuk terus memasyarakatkan olahraga renang, memberikan nilai positif bagi perkembangan olah raga di Kabupaten Blitar khususnya cabang renang sekaligus mencari bibit-bibit muda bertalenta yang bisa mengangkat nama Kabupaten Blitar,” tambahnya.
Saya minta seluruh elemen mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh persatuan-persatuan cabang olahraga termasuk Aquatik Blitar Raya dalam mencetak prestasi. Saya ingin, Kabupaten Blitar Berjaya dibidang olahraga. Karena olahraga juga memiliki peluang ekonomi yang cukup besar. Artinya, bisa mendongkrak ekonomi masyarakat, UMKM dan pelaku bisnis lainnya. Karena didalam olahraga orang bisa berbinis kostum, sepatu, peralatan olahraga, stiker dan lain-lain.
“Dalam olahraga juga membangun karakter disiplin, sportifitas, memperkokoh jiwa patriotisme serta nasionalisme. Untuk itu saya berpesan, agar seluruh peserta bertanding dengan baik dan senantiasa menjunjung tinggi sportifitas. Raih prestasi dengan kejujuran dan kemampuan diri,” pungkasnya. (bon)
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

