Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo Lonching Gemas Gema Subuh

Walikota Hadi Zainal Abidin didampingi Wakil Walikota Muhammad Soufis Subri dan Kepala Dispertan Sukarning Yuliastuti, serta para asisten Saat menabuh gong launching Gemas Gema Subuh.

Probolinggo, suaramedianasional.co.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo hari ini (8/4) melaunching Gemas Gema Subuh (Gerakan Masyarakat Gemar Makan Sayur dan Buah lokal ) dan Kesmavet (Sekolah Kesehatan Masyarakat Veteriner).
Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Hadi Zainal Abidin, Wakil Walikota Muhammad Soufis Subri, Asisten , Kepala OPD, Camat, Lurah, Ketua/Wakil ketua TP PKK, Kelompok Karang Kitri se-Kota Probolinggo, serta narasumber dari Akademi Gizi Surabaya, dan undangan lainnya.
Kegiatan tersebut menyuguhkan berbagai rangkaian acara yang diantaranya, sosialisasi pangan lokal dan makanan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman), lomba kreasi bekal sehat sekolah, sekolah kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet), lomba yel-yel dan lomba cerdas cermat yang diikuti oleh seluruh kelompok KRPL dan Karang Kitri se-Kota Probolinggo.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Sukarning Yuliastuti, dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan buah-buahan dan sayur mayur yang merupakan salah satu sumber utama anti oksidan, hal ini membuat buah dan sayur mampu mengatasi radikal bebas yang terjadi dalam tubuh yang terjadi karena polusi lingkungan, buah dan sayur mampu mengendalikan berat badan, “Karena sayur dan buah lokal merupakan sumber gizi disamping daging dan ikan yang kaya antioksidan dan vitamin agar anak tidak tumbuh stunting,” ujarnya.
Lebih lanjut Sukarning menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjamin keamanan pangan dalam mengkomsusi pangan asal hewan dan dijelaskan juga tentang rangkaian kegiatan tersebut.
Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan konsumsi sayur dan buah lokal nusantara, salah satu upaya Pemkot ikut serta mengkampanyekan hidup sehat sebagai bagian membangun gizi menuju bangsa sehat berprestasi.
Walikota Hadi juga mengatakan menu-menu bekal sehat sekolah yang dibuat sangat bervariasi dan kreatif.
Walikota Hadi juga berpesan untuk naget atau olahan daging juga dapat dikembangkan dengan menggunakan ikan.
“Kalau bisa nugget itu juga dibuat dengan olahan ikan laut, jangan hanya daging, sehingga ikut berpartisipasi dalam program gemar makan ikan,” tuturnya.
Selain untuk membangun bahan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan beras dan terigu, Gemas Gema Subuh dapat meningkatkan kesejahteraan para petani sayur dan buah lokal .
” Saya sangat mengapresisasi kegiatan ini dan saya juga menghimbau kepada OPD, untuk selalu menyuguhkan hidangan yang berbahan baku pangan lokal .” (edy)