
PASURUAN, SMNNews.co.id – Meski kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi-sapi di Kabupaten Pasuruan sangat landai, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan gencar melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.
Dalam mengatasi serta mencegah penyebarluasan penyakit pada hewan ternak, tim kesehatan hewan melaksanakan pendampingan vaksinasi (aftomune) hewan ternak di wilayah Desa Watuagung Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, Senin (10/10/2022).
Kepala Puskeswan Drh. Argahadian mengatakan, penyakit ini sangat berbahaya dan mudah sekali menular melalui kontak langsung antara hewan yang tertular dengan hewan yang rentan penyakit serta melalui lendir hidung, dan serpihan kulit.
Vaksinasi PMK juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebarluasan penyakit yang dialami oleh hewan ternak sapi warga, agar kondisi kesehatan sapi tetap terpelihara secara baik dan tidak terserang penyakit yang menyerang bagian kulit, mulut dan kuku.
Selain untuk kekebalan, vaksin ternak juga tidak berdampak negatif pada proses pertumbuhan maupun kesehatan ternak itu sendiri. Karena memang tidak berefek negatif. Sebaliknya, dengan divaksin justru melindungi ternak sapi, domba, kambing, kerbau dari potensi PMK.
“Bagi warga yang memiliki ternak sapi agar rutin membersihkan lingkungan kandangnya, dan apabila ditemui ada hewan ternak bergejala PMK, segera laporkan, sehingga dapat segera ditangani guna mencegah penularan PMK terhadap hewan lain,” tandasnya. (an)

