HomeBERITADinas PU Pengairan Mulai Lakukan Pendataan Aset Tanah di Saluran Irigasi

Dinas PU Pengairan Mulai Lakukan Pendataan Aset Tanah di Saluran Irigasi

Reza Al fahroby sekertaris Dinas pengairan

BANYUWANGI, SMNNews.co.id – Upaya pemerintah kabupaten Banyuwangi dalam mengamankan aset tanah milik Negara terutama tanah yang berada di saluran irigasi, maka Dinas Pekerjaan Umum Pengairan melakukan pendataan aset tanah di wilayah Banyuwangi, Senin (15/08/2022).

Menurut kepala Dinas pekerjaan umum pengairan Guntur Priambodo melalui sekertaris dinas pekerjaan umum pengairan Reza Al Fahroby menyampaikan, bahwa 90 titik lokasi irigasi hingga saat ini sudah terdata sebanyak 340 titik. Diakui ada beberapa hambatan ketika melakukan pengukuran karena membutuhkan sinyal dari lokasi Daerah irigasi.

“Itu masih ada yang sulit sinyalnya tapi tetap harus kita laksanakan. Harapanya semua tanah yang berada di saluran irigasi kita sertifikatkan sehingga lebih jelas penguasaan asetnya,” katanya.

Baca Juga : Asik Bolos Sekolah! 10 Pelajar Terjaring Razia Satpol PP Banyuwangi

Salah satu kendala proses pendataan aset ini dikarenakan sulitnya sinyal yang di dareah kawasan tersebut apa lagi letaknya di area pegunungan yang agak remut area.

Reza juga mengatakan, “dalam pendataan aset tanah untuk wilayah perkotaan sudah selesai semua tanpa ada kendala,” terangnya.

Saat ini kita hanya melakukan pendataan pengukuran asetnya dan untuk proses penertibanya nanti kita lakukan secara bertahap. Harapan kedepanya agar lebih jelas aset yang dimiliki kita, sehingga bangunan yang diatasnyapun penguasaanya lebih jelas, jadi poinnya disitu. (rica)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

BERITA LAINYA

Carut Marut Polemik Penggunaan Dana Desa di Desa Seneubok Saboeh

ACEH TIMUR, SMNNews.co.id - Saifuddin ismail (Saipul Jurnalis) mengatakan, Kepala Desa Seuneubok Saboeh diduga kuat tidak transparan dengan masyarakat, terkait pengelolaan anggaran dana desa...