Direktur CV. Kerinci “Dewiatul Mustalifah”

Dijadikan Tersangka Utama oleh Kejari Bondowoso

Bondowoso Kejari

Bondowoso, SMNPembangunan Taman Hargowilis di Kelurahan Tamansari Kec. Bondowoso oleh CV. Kerinci berujung di Kejaksaan Negeri Bondowso, dengan tersangka utama Dewiatul Mustalifah selaku Direktur CV. Kerinci, dengan dugaan telah merugikan Keuangan Negara.

Hadi Marsudiono, SH, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bondowoso di ruang kerjanya kapada SMN, membenarkan, bahwa sesuai dengan laporan serta hasil penyelidikan yang telah di lakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso patut didugaan bahwa CV. Kerinci telah merugikan keuangan Negara dalam pelaksanaan program pembangunan Taman Hargowilis Th 2013 di Kel. Tamansari Kec. Bondowoso.

Masih Hadi Marsudiono, SH, “Sehingga dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso telah meningkatkan dari status Penyelidikan menjadi Penyidikan dengan tersangka utama Dewiatul Mustalifah selaku Direktur CV. Kerinci, bahkan pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso juga sudah menghadirkan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangannya”.

Agus selaku PPTK Dinas BLH Kab. Bondowoso kepada SMN, “Memang benar, dan saya sudah hadir di Kejaksaan Negeri Bondowoso untuk memberikan keterangan atau kesaksian, sehubungan dengan program pembangunan Taman Hargowilis Tahun 2013 dengan anggaran sebesar Rp 196.650.000,- di Kel. Tamansari Kec. Bondowoso, bahkan Bp. Amin Jakfar pun selaku PPK juga sudah hadir dan juga memberikan keterangan atau kesaksian”, paparnya.

Namun sayang, Dewiatul Mustalifah Direktur CV. Kerinci maupun Sudirman Kadis. BLH Kabupaten Bondowoso hingga berita ini naik cetak, yang bersangkutan belum bisa dikonfirmasi. (b2s)