HomeBERITADiterpa Efisiensi Anggaran dan Isu Pengunduran Diri ASN, Bupati Ngawi Lantik 228...

Diterpa Efisiensi Anggaran dan Isu Pengunduran Diri ASN, Bupati Ngawi Lantik 228 PNS

Bupati Ngawi melakukan pelantikan dan menyerahkan SK PNS, Rabu (5/8/2026). (Foto: Arie/smnnews.co.id)

NGAWI, SMNNews.co.id – Menjadi PNS rupanya masih merupakan  daya tarik kuat bagi generasi muda di Ngawi, Jawa Timur.  

Buktinya, jika secara nasional ada fenomena pengunduran diri ribuan ASN, di kabupaten terbarat Jatim itu justru 228 PNS baru resmi dilantik.  

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono menyerahkan SK untuk 228 PNS itu di Pendopo Wedya Graha, Rabu (5/8/2026). Mereka sebelumny berstatus sebelum resmi dinobatkan jadi PNS.

Ony Anwar Harsono, menyatakan, PNS yang dia lantik hari itu didominasi anak muda bahkan ada yang baru 22 tahun.

“Kita tentu berharap dengan jiwa muda mereka itu, juga menjadikan lebih punya semangat dalam melakukan pelayanan masyarakat,” harapnya.  

Ony Anwar optimis anak-anak muda yang menerima SK PNS ini tak akan ikut-ikutan mundur sebagaimana fenomena undur diri ribuan ASN secara nasional.  

Menurut Ony, penerapan manajemen talenta dapat menjadi garansi untuk para PNS dari generasi muda itu untuk berada dalam sistem pengembangan karier yang sehat dan mengapresiasi prestasi.

“Generasi muda butuh kepastian jenjang karier. Mereka ingin melihat bahwa ketika memiliki prestasi, kemampuan dan kinerja yang baik, maka ada peluang untuk berkembang. Itu yang sedang kami bangun di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.  

Menurut Ony, Pemkab Ngawi menerapkan sistem manajemen talenta yang menjadikan pengembangan karier ASN berdasar pada kompetensi, prestasi, kapasitas dan kinerja, bukan semata-mata faktor senioritas.  

Sedangkan bila enggan jadi PNS faktornya berkaitan dengan jumlah pendapatan, Ony Anwar menegaskan bahwa menjadi ASN memang sejak awal harus memiliki jiwa pengabdian dan melayani masyarakat. Sehingga tidak menjadikan materi atau penghasilan sebagai dasar utama dalam bekerja.  

Sampai saat ini, selama dikelola dengan baik, pendapatan PNS pun sudah sesuai standar pemenuhan kebutuhan hidup secara wajar di daerah masing-masing.  

“Idealnya jangan berpatokan pada penghasilan semata, sebab jadi PNS kan tugasnya melayani masyarakat dan pengabdian,” ungkapnya.  

Saat ini, Pemkab Ngawi harus menganggarkan sekitar Rp.1,004 triliun dalam setahun untuk gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Jumlah TPP sendiri sekitar Rp98 M di tahun 2026.  

Pelantikan PNS baru di hari itu akhirnya menempatkan 53 orang menduduki Jabatan Fungsional Umum (JFU), sedangkan 175 lainnya mengisi Jabatan Fungsional Tertentu (JFT).  

Sebanyak 93 orang bertugas di berbagai OPD dan 82 orang JFT di Dinas Kesehatan dengan formasi dokter spesialis, dokter umum, perawat, nutrisionis dan tenaga kesehatan fungsional. 

PNS baru ini juga didominasi perempuan sebanyak 151 orang dan 77 lainnya laki-laki.  

Sedangkan berdasar latar belakang strata pendidikan, dari jenjang S1/D4 sebanyak 137 orang sebagai PNS dengan golongan IIIa atau IIIb.  

Serta dari jenjang diploma (D3) sebanyak 91 orang. Mereka  diangkat sebagai PNS golongan IIC. (*)

Reporter: Arie.

Editor: Kundari PS. 

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dinkes Kota Pasuruan Gelar BIAS Agustus–November, Targetkan Perlindungan Kesehatan Siswa SD

PASURUAN, SMNNews.co.id - Dinas Kesehatan Kota Pasuruan kembali menggelar program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang ditujukan bagi para siswa sekolah dasar di seluruh...

Polres Blitar Kota Gelar Rutin Jumat Berkah, Bagikan Ratusan Paket Nasi Wujud Nyata Polisi Hadir di Tengah Masyarakat

KOTA BLITAR, SMNNews.co.id - Polres Blitar Kota kembali menggelar kegiatan sosial rutin "Jumat Berkah" dengan membagikan ratusan nasi kotak kepada masyarakat sekitar, Jumat (07/08/2026). Kegiatan...

Pembangunan Pentas Seni SMP YAPENDAK Tinjowan Tertunda, Pihak Sekolah Sebut Masih Tahap Pengumpulan Bahan

ASAHAN, SMNNews.co.id - Rencana pembangunan pentas seni di SMP YAPENDAK Tinjowan yang anggarannya disebut berasal dari iuran kegiatan pelepasan siswa kelas IX kini menjadi...