Ditinggal Sendirian, Bocah SD  Kalap di Kolam Renang

Polisi menunjukkan lokasi korban Salsa Frestia Nanda(8) tenggelam di Kolam Renang Kranggan, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Blitar, suaramedianasional.co.id – Akibat tidak bisa berenang, seorang siswi kelas 2 SD Salsa Frestia Nanda (8 thn) tewas di sebuah kolam renang di Dusun Kranggan, Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jumat (19/4/2019).

Informasi dari kepolisian, awal mula kejadian ketika korban warga Desa Tingal, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar yang saat itu sedang libur diajak ayah dan ibunya pergi berenang Jumat siang.

Saat di kolam renang, Salsa semula didampingi berenang oleh ayahnya. Sedang ibunya menunggu di sebuah gazebo karena tidak ikut berenang.

Kolam tempat korban berenang terhitung dangkal, hanya sekitar 80 cm. Namun saat ayah korban beranjak pergi untuk ke kamar mandi, korban berpindah kolam yang kedalamannya 130 meter.

“Karena korban tidak bisa berenang korban pun tenggelam. Hal ini diketahui warga dan ditolong orang-orang yang berenang di situ,” ungkap Kasubbag Humas Polres Blitar, Iptu M. Burhanuddin.

Menurut Burhan, usai diangkat, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Garum. Lalu oleh keluarga kembali dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar agar ditangani lebih baik.

Sayang, nyawa korban sudah tidak tertolong. Saat datang ke rumah sakit, petugas medis menyatakan kalau korban sudah tak bernyawa.

“Atas kejadian tersebut kedua orang tua korban menerima atas kematian anaknya dan tidak menuntut juga serta tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (jon)