
BLITAR, SMNNews.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar mengoptimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025 untuk memperkuat aksesibilitas dan sistem irigasi petani tembakau di berbagai wilayah sentra produksi.
Fokus utama pemanfaatan dana ini adalah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan Jaringan Irigasi Tersier (JIT), yang tersebar di 13 titik di lima kecamatan, yakni Selopuro, Gandusari, Wates, Panggungrejo, dan Kademangan.
Kepala DKPP Kabupaten Blitar, Toha Mashuri, menyampaikan bahwa infrastruktur ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian tembakau.
“Pembangunan JUT dan JIT diharapkan dapat memperlancar distribusi sarana produksi dan memudahkan petani dalam mengangkut hasil panen. Selain itu, irigasi yang baik akan menjamin ketersediaan air saat musim tanam,” ungkap Toha, Selasa (01/07/2025).
Selain pembangunan fisik, DKPP juga memfasilitasi penyediaan benih tembakau unggul bagi petani. Upaya ini ditujukan agar kualitas tembakau Kabupaten Blitar semakin meningkat dan mampu bersaing di pasar.
Kepala Bidang Prasarana Pertanian DKPP, Matsafii, menambahkan bahwa enam titik dari total proyek difokuskan pada pembangunan JUT dan tujuh titik lainnya untuk JIT.
“Dana yang dialokasikan untuk tiap titik berkisar antara Rp150 juta hingga Rp200 juta. Pelaksanaan dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani penerima manfaat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dana disalurkan langsung ke rekening kelompok tani dan pengawasan ketat dilakukan oleh DKPP untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.
“Kami ikut mengawal setiap tahap agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para petani,” terang Matsafii.
Lebih lanjut, Matsafii optimistis infrastruktur yang dibangun melalui DBHCHT ini tidak hanya akan menunjang tanaman tembakau, tetapi juga mendukung produktivitas lahan untuk komoditas lain seperti padi dan jagung di luar musim tembakau.
Melalui optimalisasi dana cukai ini, DKPP berharap kesejahteraan petani Blitar dapat terus meningkat seiring dengan membaiknya sarana dan prasarana penunjang pertanian. (adv/dbhcht)
Reporter: Bonaji.
Editor: Kundari PS.

