
JEMBER, SMNNews.co.id – Kamis (02/07/2026), Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jember kembali membuktikan komitmennya sebagai salah satu lumbung pendonor terbesar dalam aksi kemanusiaan donor darah di wilayah Kabupaten Jember. Dalam aksi sosial donor darah kali ini sukses menjaring ratusan kantong darah dari para pegawai perbankan.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi Bank Indonesia Jember. Menurut Zainollah, setiap kali BI Jember menggelar aksi donor darah, hasilnya selalu menyumbang ratusan kantong yang sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah tersebut.
“Bank Indonesia Jember aktif mengajak para karyawan perbankan di Jember untuk peduli sesama. Dampaknya luar biasa, setiap agenda donor darah digelar, ratusan karyawan dari berbagai bank pemerintah maupun swasta berbondong-bondong datang untuk ambil bagian,” ungkap Zainollah.
Pada aksi donor darah kali ini, tercatat sebanyak 223 kantong darah berhasil dikumpulkan. Jumlah ini menegaskan posisi sektor perbankan sebagai penopang utama ketersediaan darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.
Meskipun antusiasme peserta sangat tinggi, ketatnya standar medis screening PMI membuat tidak semua pendaftar bisa mendonorkan darahnya. Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr. Agus Burhan Syah, menjelaskan bahwa terdapat 60 calon pendonor yang terpaksa dibatalkan atau ditolak demi menjaga keselamatan pendonor dan kualitas darah yang didistribusikan.
“Prosedur screening kami lakukan dengan sangat ketat. Dari evaluasi medis di lapangan, alasan pembatalan didominasi oleh masalah kadar Hemoglobin (HB) dan tekanan darah,” tutur dr Agus Burhan Syah.
Berdasarkan data resmi UDD PMI Kabupaten Jember, berikut adalah rincian indikator pembatalan para calon pendonor pada kegiatan kali ini antara lain kadar HB Rendah (< 12,5 gr/dl) sebanyak 24 orang.
Karena tekanan darah tinggi (tensi tinggi) sebanyak 19 orang. Kadar HB terlalu tinggi (> 17 gr/dl) sebanyak 10 orang. Sedang mengonsumsi obat sebanyak 3 orang.
Faktor lain seperti menstruasi sebanyak 2 orang. Sedangkan alasan teknis seperti pulang sebelum diperiksa sebanyak 2 orang. Kemudian mendapatklan cekal medis sebanyak 2 orang.
Meskipun puluhan peserta tertunda untuk mendonorkan darahnya, dr Burhan tetap memuji semangat para karyawan perbankan yang sudah hadir. PMI Jember berharap sinergi kemanusiaan bersama Bank Indonesia dan komunitas perbankan ini dapat terus terjaga secara berkelanjutan guna menyelamatkan lebih banyak nyawa yang membutuhkan. (*)
Reporter: Suliyadi.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

