HomeADVERTORIALDPRD Banyuwangi Percepat Pembahasan Propemperda Tahun 2023

DPRD Banyuwangi Percepat Pembahasan Propemperda Tahun 2023

Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi

BANYUWANGI, SMNNews.co.id – Memasuki triwulan kedua ini, dari 17 Raperda, sebanyak 6 rencana peraturan daerah telah tuntas dibahas,Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Banyuwangi berupaya menuntaskan pembahasan rancangan regulasi tertinggi daerah maksimal 70 persen dari 17 Raperda dalam yang telah ditetapkan dalam propemperda tahun 2023.

Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi, menyampaikan Keenam Raperda ini sudah masuk tahap pengesahan dan pengajuan nomor register antara lain Raperda tentang BUMD, Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, raperda tentang Pertanggungjawaban APBD tahun 2022, Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Raperda tentang Pencabutan Perda nomor 4 tahun 2011 tentang Amdalalin dan Amdal, serta Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Menular.

“Untuk raperda penanggulangan penyakit menular, proses fasilitasinya sudah turun. Kemarin kita konsultasi ke Kanwil Kemenkumham Jatim terkait Undang-undang Kesehatan terbaru yaitu Undang-undang nomor 17 tahun 2023,” ujarnya saat di temui oleh awak media pada Rabu (13/9/2023).

Menurutnya, memang ada sejumlah poin yang sangat strategis dari Undang-Undang Kesehatan terbaru yang harus dimasukkan ke dalam Raperda. diantaranya terkait perlindungan yang efektif terhadap nakes, bagaimana efektivitas penerapan teknologi medis yang harus maksimal dan banyak ruang lingkup lainnya

“Sudah kita konstruksi untuk masuk ke raperda yang sudah kita bahas dan bahkan sudah difasilitasi oleh Gubernur Jatim,” beber Politisi Golkar.

Sedangkan raperda yang saat ini masih dalam proses pembahasan adalah Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2023-2043 dan Raperda tentang PAK APBD tahun 2023. Selain itu ada dua raperda lain yang saat ini sudah pada tahap fasilitasi dan tinggal menunggu pengesahan. 

“Tinggal tunggu pengesahan, masih tahap fasilitasi oleh Gubernur yaitu raperda tentang JDIH dan Pengarusutamaan Gender,” jelasnya.

Bapemperda DPRD Banyuwangi optimis pada tahun 2023 ini, dewan mampu mengesahkan 70 persen dari banyaknya Raperda yang telah ditargetkan untuk disahkan menjadi Perda. 

“Kami optimis sisa waktu yang ada ini bisa maksimal. Kami target minimal 70 persen bisa terselesaikan,” tandasnya. (adv/rica)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Polrestabes Surabaya Musnahkan Sabu 40,8 Gram dan Ekstasi  26,019 Butir

SURABAYA, SMNNews.co.id - Polrestabes Surabaya hari ini musnahkan narkotik jenis  sabu seberat 40,890,92 gram dan narkotika jenis ekstasi sebanyak 26,019 butir,  Pemusnahan barang bukti...

Tim TNI-Polri dan Pemda Bongkar Gudang dan Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal di Banyuasin dan Muratara

PALEMBANG, SMNNews.co.id - Pembongkaran gudang minyak ilegal dilakukan tim gabungan diwilayah Banyuasin dan Muratara sepanjang, Kamis (16/5/2024). Dikecamatan Suak Tapeh kabupaten Banyuasin, terdapat dua lokasi...

Puluhan Wartawan Blitar Raya Gelar Unjuk Rasa Tolak Draf RUU Penyiaran

KOTA BLITAR, SMNNews.co.id - Puluhan wartawan Blitar Raya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) melakukan aksi unjuk...