HomeBERITAGelar Demo di Depan Kantor Pengadilan Negeri! Belasan Aktivis Minta Hakim Lebih...

Gelar Demo di Depan Kantor Pengadilan Negeri! Belasan Aktivis Minta Hakim Lebih Objektif dalam Menangani Kasus

Belasan Aktivis yang gelar demo di depan kantor Pengadilan Negeri (PN)

SAMPANG, SMNNews.co.id – Belasan massa yang didominasi para aktivis di wilayah Kabupaten Sampang, melakukan aksi turun jalan dan demonstrasi di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) setempat pada Senin (6/3/2023).

Tidak hanya itu, massa juga membagikan selebaran berisi tuntutan dan kronologis percobaan pembunuhan kepada salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KPK Nusantara.

Saat orasinya, Lihon koordinator aksi N.G.O.BARA mengatakan, kita datang ke kantor Pengadilan Negeri ini untuk mengawal kasus yang menimpa rekan kami, karena telah menjadi korban percobaan pembunuhan dan saat ini sudah memasuki persidangan, Senin (06/03/2022).

“Aksi demo kali ini ingin mempertegas bahwa penanganan pada kasus percobaan pembunuhan kepada aktivis tersebut dinilai sangatlah janggal karena pelaku hanya dituntut 10 bulan dari pasal yang disangkakan yakni pasal 351 ayat 1. Artinya, Kami meminta kepada PN atau selaku hakim untuk bersifat obyektif dalam menangani kasus ini,” ujar Lihon saat seruan orasi.

Lihon menambahkan, ada beberapa tuntutan yang disampaikan kepada Pengadilan Negeri, yang pertama adalah vonis secara maksimal kepada pelaku percobaan pembunuhan, kedua adili pelaku dengan seadil adilnya, tiga hakim harus bersikap objektif dan keempat hukum setimpal pelaku percobaan pembunuhan.

Sementara itu, Abdur Rahman Humas Pengadilan Negeri Sampang dan Panitera Muda Hukum saat dihadapan para aksi massa mengatakan, dirinya mengabdi di Sampang ini akan berposisi di depan untuk mengedepankan keadilan.

“Dalam kondisi apapun dalam persidangan nanti monggo bapak maupun ibu sekalian ikut memantaunya karena itu nanti yang akan tertuang dalam berita acara,” kata Humas PN Sampang.

Mendapat penjelasan dari perwakilan Pengadilan Negeri Sampang, massa justru mengancam untuk mengerahkan massa dan mengawal saat sidang tuntutan, yang rencananya akan dilaksanakan pada Selasa 7 Maret 2023 besok.

“Kita akan mengawal kasus ini, jangan sampai ada rekayasa kasus,” teriak pendemo sambil membubarkan diri meninggalkan kantor Pengadilan Negeri Sampang.

Untuk diketahui, aksi demo para aktivis ini bermula adanya salah satu anggota LSM inisial A mendapat perlakuan kasar dan nyaris menjadi korban percobaan pembunuhan saat melakukan kroscek bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di salah satu Dusun Berbulu, Desa Batuporo Timur Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang beberapa yang waktu lalu. Kemudian saat itu, korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat lantaran mengalami luka dan lebam.

Ditempat yang sama, Penasehat N.G.O BARA Handreyanzah mengatakan, joka kita tidak menjaga keadilan, keadilan tidak akan menjaga kita. (malik)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Bupati Ipuk: Banyuwangi Shrimp Festival Akan di Masukan Agenda Festival

BANYUWANGI, SMNNews.co.id - Banyuwangi Shrimp Festival dengan tagline tingkatkan gizi, muda berinovasi, udang banyuwangi lestari. Kegiatan berlangsung pukul 09: 00 Wib hingga pukul 17: 00...

Festival Danau Lindu Dibuka di Tomado

SIGI, SMNNews.co.id - Lestarikan Warisan Alam dan Warisan Budaya Menuju Warisan Dunia, begitu bunyi Tema pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL) yang acara pembukaannya digelar...

Bupati Blitar Hadiri Acara Pagelaran Seni Budaya dan Bazar UMKM Kelurahan Kanigoro

BLITAR, SMNNews.co.id - Bupati Blitar Rini Syarifah menghadiri acara pegelaran seni Budaya dan Bazar UMKM Kelurahan Kanigoro 2024, Jumat 06 September 2024 malam di...