HomeTNIGelar Rakor Serapan Gabah/Beras Petani se-Pasuruan, Kasdim 0819/Pasuruan Sampaikan Ini!

Gelar Rakor Serapan Gabah/Beras Petani se-Pasuruan, Kasdim 0819/Pasuruan Sampaikan Ini!

Rapat Koordinasi (Rakor) Serapan Gabah/beras Petani (Sergap) se-Kota dan Kabupaten Pasuruan bertempat di Aula Makodim Jln. Veteran No. 5 Kota Pasuruan.

Pasuruan, SMN – Dalam rangka percepatan penyerapan gabah/beras nasional, Kodim 0819/Pasuruan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Serapan Gabah/beras Petani (Sergap) Se-Kota dan Kabupaten Pasuruan bertempat di Aula Makodim Jln. Veteran No. 5 Kota Pasuruan, Kamis (13/02/2025).

Perlu diketahui bersama bahwa target penyerapan gabah/beras oleh Bulog untuk wilayah Pasuruan merupakan tantangan yang cukup berat. Hal ini menjadi persoalan karena selama ini masyarakat petani di Pasuruan masih banyak yang menjual gabah hasil panennya tidak langsung ke Bulog, tetapi ke tengkulak.

Menyikapi persoalan tersebut, maka Kodim 0819 /Pasuruan menggelar rapat koordinasi penyerapan gabah/beras oleh Bulog bersama para Danramil jajaran Kodim serta seluruh Gapoktan dan PPL se-Kota dan Kabupaten Pasuruan untuk memecahkan dan mencari solusi pemenuhan target penyerapan di Wilayah Pasuruan.

Kepala Bulog menjelaskan bahwa target penyerapan di Pasuruan bisa tercapai, jika semua pihak saling mendukung dalam pencapaian tujuan tersebut. Apalagi sekarang Babinsa sudah terjun langsung mengawasi dan memantau mulai dari tanam sampai dengan panen.

Sementara itu, Kasdim 0819/Pasuruan Mayor Inf Teguh Hery Wignyono menyampaikan terimakasih kepada semua tamu undangan yang telah hadir di aula Makodim dalam rangka rakor serapan gabah/beras petani.

Terungkap bahwa selama ini petani di Pasuruan lebih senang menjual gabah ke tengkulak, karena berani bayar ditempat tanpa regulasi dan tanpa mempertimbangkan bagaimanapun kondisi gabah, serta harga dari tengkulak bersaing dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

”Fokus kita adalah pencapaian target penyerapan gabah/beras, apapun caranya harus tercapai sesuai target. Regulasi yang bisa disederhanakan, sederhanakan. Merubah mind set petani, yang tadinya tidak mau menjual gabah (ke Bulog) menjadi mau bukan hal mudah, Bulog harus mengalah untuk mendapatkan kepercayaan petani,” ungkap Kasdim. (ls)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Gus Fawait Apresiasi Persid Jember Setelah Raih Juara 3 Liga 4 Jawa Timur

JEMBER, SMNNews.co.id - Tim sepak bola kebanggaan Jember, Persid Jember resmi menyabet posisi juara tiga Liga 4 Jawa Timur setelah menundukkan Persinga Ngawi dengan skor telak...

Kemenag Ngawi dan Yayasan Paramitra, Sosialisasikan Program I-SEE Bagi 30 Kepala MI

NGAWI, SMNNews.co.id - Sosialisasi Program Kesehatan Mata Inclusive System for Eye Care (I-SEE) bagi 30 Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), dilakukan 13 Februari 2026 lalu...

Ratusan Warga Gelar Aksi Damai Tolak Pembangunan Gerai KDMP di Desa Garut Rejang Lebong

REJANG LEBONG, SMNNews.co.id - Ratusan warga dari tiga desa, yakni Desa Taba Dipoa dan Desa Taba Kauk, Kecamatan Lebong Sakti, serta Desa Garut, Kecamatan...