Gubernur Khofifah : ITS Jadi Referensi Pengembangan 4.0 di Jatim

Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama rektor ITS Prof. Dr. Joni Hermana dan rektor ITS yang akan dilantik Prof. Dr. Mochamad Ashari beserta ketua Majelis Wali Amanah ITS Prof. Dr. Mohammad Nuh

Surabaya, suaramedianasional.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mempunyai harapan besar terhadap Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS). Dirinya berkeinginan agar perguruan tinggi negeri tersebut bisa menjadi referensi bagi pengembangan 4.0 di Jatim. Sehingga, melalui harapan tersebut, sektor pertanian, kelautan, perikanan Jatim yang menggantungkan terhadap kemajuan teknologi bisa semakin dikembangkan.

“ITS itu ada di Surabaya, Jawa Timur. Tentu Jatim mempunyai harapan besar. Saat ini semua orang kuliah diisi 4.0, ITS akan menjadi referensi. Jadi sangat banyak seperti ekonomi, mekanisasi dari pertanian, kemudian dari sektor kelautan, perikanan. Sangat banyak bergantung pada teknologi pangan, pertanian, perikanan. Dan ITS bisa menjadi referensi,” ujarnya saat menghadiri Pelantikan Rektor ITS Masa Jabatan 2019-2024 Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng di Aula Gedung Riset Lantai 11, Kampus ITS Surabaya, Jumat (12/4).

Ia juga berharap, ITS bisa menjalin hubungan yang kuat (strong partnership) dengan Pemprov Jatim terutama di bidang pendidikan vokasi. Dengan cara tersebut, diharapkan bisa semakin mensupport pendidikan SMK di Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Majelis Wali Amanah ITS, Prof. Moh. Nuh merasa bersyukur, karena proses keberlanjutan kepemimpinan di ITS sungguh sangat nyaman. Karena, menurutnya, ITS menjadi salah satu perguruan tinggi yang memegang prinsip akademik.

“Proses pemilihan bisa dilakukan secara musyawarah mufakat,” ujarnya sambil menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar ITS yang telah berhasil mengantarkan pemilihan dengan baik.

Mantan Menteri Pendidikan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu berharap agar ITS tidak kehilangan dari esensi publiknya. Pasalnya, ITS sebagai perguruan tinggi negeri tersebut memiliki kata publiknya.

“Dalam Bahasa Inggrisnya itu ada Public University, jadi ada kata publik di dalamnya. Orientasinya kerakyatan, tolong dipegang betul publik bisa merasakan esensinya, itu ITS,” jelasnya.

Kepada Gubernur Jatim, ia berpesan, jika dikemudian hari  terdapat persoalan apapun di Jatim, ITS ikut bertanggung jawab. “Mari kita bangun ITS, kita bangun Jawa Timur, dan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara momen pelantikan yang dilaksanakan tersebut  berdasarkan Surat Keputusan Majelis Wali Amanah ITS No. 03 Tahun 2019. Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng dilantik sebagai Rektor ITS oleh Ketua Majelis Wali Amanah ITS Prof. Moh Nuh untuk menggantikan Prof. Ir. Joni Hermana, Msc.ES, Ph.D. (*)