HomeADVERTORIALGus Fawait: Tradisi Jember Harus Besar dan Berdampak, Tercatat 25 Ribu Orang...

Gus Fawait: Tradisi Jember Harus Besar dan Berdampak, Tercatat 25 Ribu Orang Terdaftar Peserta Gerak Jalan Tajemtra 2026

Kadis Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka (kemeja putih). (Foto: Suliyadi/smnnews.co.id)

JEMBER, SMNNews.co.id – Jumat (04/09/2026), lomba gerak halan Tanggul–Jember Tradisional (TAJEMTRA) 2026 siap kembali menyapa masyarakat Kabupaten Jember pada Sabtu, 5 September 2026. Tahun 2026 merupakan salah satu agenda tradisional terbesar dan paling masyarakat Jember nantikan dan tercatat antusiasme luar biasa dengan 25.613 peserta.

Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi peserta TAJEMTRA dalam data pelaksanaan 2015–2026. Sebagai perbandingan, TAJEMTRA 2024 diikuti 15.155 peserta dan pada 2025 sebanyak 15.171 peserta.

TAJEMTRA 2026 akan dimulai dari Alun-Alun Tanggul pada pukul 13.00 WIB dan berakhir di kawasan Alun-Alun Jember. Peserta akan menempuh lintasan sekitar 30 kilometer, menyusuri jalur Tanggul menuju pusat Kota Jember.

Bupati Jember, Gus Fawait, melalui Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember Regar Jeane, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan TAJEMTRA bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi, identitas, dan kebanggaan masyarakat Jember.

“Pesan Gus Bupati, tradisi Jember harus kita buat semakin besar dan semakin berdampak. Besar bukan hanya dari jumlah pesertanya, tetapi juga bagaimana TAJEMTRA mampu menggerakkan masyarakat, memperkuat kebersamaan, mengangkat kreativitas, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Regar Jeane.

Regar juga menegaskan, capaian lebih dari 25 ribu peserta menjadi bukti kuat bahwa masyarakat mempunyai rasa memiliki yang besar terhadap TAJEMTRA. Pemerintah Kabupaten Jember ingin semangat tersebut terus dijaga sehingga TAJEMTRA dapat berkembang menjadi event yang tidak hanya membanggakan masyarakat Jember, tetapi juga memiliki daya tarik lebih luas.

“TAJEMTRA bukan hanya perjalanan dari Tanggul menuju Jember. Di sepanjang hampir 30 kilometer itu ada semangat masyarakat, ada kreativitas, ada UMKM, pedagang kecil, dan berbagai aktivitas ekonomi. Karena itu, semakin besar TAJEMTRA, manfaatnya juga harus semakin dirasakan masyarakat,” paparnya.

Lanjut Regar, Pemkab Jember berharap, tingginya jumlah peserta yang disertai kehadiran keluarga, pendukung, dan masyarakat di sepanjang rute mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian.

Momentum TAJEMTRA juga diharapkan memberikan ruang bagi pelaku UMKM, pedagang makanan dan minuman, pelaku jasa, hingga berbagai usaha masyarakat di sepanjang jalur kegiatan.

“Kami ingin TAJEMTRA benar-benar menjadi pesta rakyat. Diramaikan oleh rakyat, dinikmati oleh rakyat, dan dampak ekonominya juga kembali kepada rakyat. Inilah semangat yang terus didorong Gus Bupati dalam setiap event yang digelar di Jember,” tutur Regar.

Kemeriahan TAJEMTRA 2026 juga diperkuat dengan berbagai kategori lomba. Mulai perorangan putra-putri, beregu umum, beregu pelajar, hingga kategori yel-yel terbaik, hingga best costume/konten kreatif terbaik. Panitia menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp100 juta.

“Selain itu, tersedia doorprize senilai total Rp100 juta, antara lain dua sepeda motor, dua sepeda listrik, tiga sepeda MTB, televisi, mesin cuci, lemari es, serta berbagai hadiah elektronik lainnya,” ucapnya.

Dari sisi pelayanan peserta, Pemerintah Kabupaten Jember juga menyiapkan dukungan kesehatan di sejumlah titik sepanjang rute. Ambulans akan disiagakan, sementara kendaraan Homecare turut disiapkan untuk memberikan respons apabila terdapat peserta maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Regar juga mengajak masyarakat Jember ikut menyambut dan meramaikan TAJEMTRA 2026 dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta memberikan dukungan kepada seluruh peserta.

“Mari kita jadikan TAJEMTRA sebagai wajah keramahan dan kebersamaan Jember. Lebih dari 25 ribu peserta akan bergerak, tetapi yang kita harapkan sesungguhnya adalah seluruh masyarakat ikut bergerak: merawat tradisi, menggerakkan ekonomi, dan bersama-sama membuat Jember semakin dikenal. TAJEMTRA harus besar, tetapi yang paling penting, kebesarannya harus membawa dampak bagi masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Suliyadi.

Editor: Kundari PS.

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dominasi Disdik Asahan di PORKAB KORPRI 2026, Keluar Sebagai Juara Umum

ASAHAN, SMNNews.co.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan mencatatkan prestasi membanggakan pada gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) KORPRI Asahan Tahun 2026 dengan meraih Juara Umum. Kepastian...

Tertibkan Administrasi Dana BOS, Disdik Asahan Gelar Sosialisasi ARKAS 4.30 Jenjang SD

ASAHAN, SMNNews.co.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) Versi 4.30 untuk Jenjang Sekolah Dasar. Kegiatan...

Wapres Gibran Dorong Santri Kuasai AI dan Robotik untuk Hadapi Tantangan Digital

PASURUAN, SMNNews.co.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pelatihan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan robotik bagi para santri di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah...