
CIREBON KOTA, SMNNews.co.id – Sejumlah Pedagang telur ayam di Pasar tradisional mengeluh, karena harga telur ayam melambung tinggi, yang semula seharga 26.000 ribu perkilogram saat ini menjadi 31.000 ribu perkilogram sehingga para pedagang mengeluh, omzet penjualan menjadi turun drastis.
Tidak lain tidak bukan seperti di pasar tradisional khanoman Cirebon kota, para pedagang mengeluh dengan adanya kenaikan sebesar 5000 rupiah yang terjadi satu pekan lalu.
“Naiknya harga telur ayam ini terjadi sejak satu pekan kemarin, yang sebelumnya seharga 26.000 rupiah kini naik sebesar 5000 rupiah jadi saat ini menjadi 31.000 ribu rupiah,” kata bu Emi salah satu pedagang telur di pasar tradisional khanoman Cirebon kota, Jum’at (16/9/22).
Ia mengaku biasanya menyediakan 50 kilogram telur ayam untuk jual setiap harinya, namun kini hanya bisa menyediakan 20 kilogram telur ayam.
“Karena sepinya pengunjung, 20 kilogram sehari saja tidak pernah habis, apa lagi 50 kilogram bisa-bisa zonk tidak pulang modal. Dagang dengan kondisi seperti ini sulit di prediksi,” tambahnya.
Bahkan ia sempat bingung harga pakan ayam naik mengakibatkan pengaruh pada harga telur ayam, sehingga harga telur ayam ikut naik. Naiknya pun tidak tanggung-tanggung langsung melambung tinggi.
Baca Juga : Ngawi Rawan Narkoba! Tempo Sembilan Hari Polres Ngawi Tangkap Enam Pengedar
“Saat ini saya dan pedagang lainya hanya berharap harga telur ayam, kembali normal agar tidak membuat pembeli tercengang yang berdampak pada penjualan,” ujarnya. (mudiri)
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

