Inovasi Layanan Antar Puskesmas Ngawi Raih Penghargaan Zona Integritas 2019

Kepala Puskesmas Ngawi saat menerima penghargaan Zona Integritas, wilayah bebas korupsi 2019

NGAWI, SMNNews.co.id  – Berbagai inovasi dilakukan Puskesmas Ngawi agar dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk pasien. Hal ini telah mengantar Puskesmas Ngawi menerima penghargaan Zona Integritas kategori Wilayah Bebas Korupsi pada 10 Desember 2019 lalu.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dengan menyisihkan ribuan organisasi perangkat daerah dari seluruh Indonesia.

Penerimaan penghargaan dilakukan di Jakarta dan diterima langsung Bupati Ngawi, Budi Sulistyono dan Kepala Puskesmas Ngawi, dr. Siti Agustiningsih. Menurut Siti Agustiningsih, penghargaan ini dimulai sejak tahap seleksi berkas dengan bimbingan dilakukan inspektorat serta yang diajukan bukan hanya Puskesmas Ngawi namun berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

Puskesmas Ngawi mendapat beberapa poin tinggi dalam hal memberikan kepastian layanan, kepastian waktu dan kepastian biaya serta manfaat yang dterima oleh masyarakat (pasien). “Kami di Puskesmas sudah memasang semua tarif-tarif untuk berbagai layanan yang tersedia di sini,” tambahnya. 

Inovasi yang dilakukan di Puskesmas ini sebenarnya terhitung sederhana namun tampaknya jitu untuk mencegah adanya korupsi, kolusi dan nepostisme. Selain memberikan transparansi pada ketentuan tariff juga berhasil memangkas panjangnya birokrasi layanan kesehatan.

Hal ini misalnya dengan  membuka layanan Bina Kembang Anak usia 0-15 tahun. Ide ini lahir justru setelah Puskesmas Ngawi mendapati membeludaknya pasien awal tahun 2019 lalu. “Kami kemudian memisahkan lokasi layanan anak dan lansia, mereka bisa langsung ke tempat layanan tanpa harus antri dulu di meja  loket depan,” ungkap Agustin.

Anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan memerlukan visum, juga dilindungi kerahasiaan identitasnya. Layanan Bina Kembang Anak ini diantaranya menyediakan pemeriksaan kesehatan, ruang konseling maupun klinik remaja.

Selain itu, Puskesmas Ngawi juga melakukan langkah berani dengan mencanangkan one stop service bagi lansia. Dengan layanan ini, lansia langsung dilayani sejak pendaftaran, pemeriksaan sampai cek laborat bahkan obatnya turut pula disediakan. “Lansia keluar dari layanan ini sudah bisa mendapatkan solusi dan lebih hemat waktu,” ungkap Agustin. (ari)