HomeBERITAJejak Lengkap Guntur Priambodo, Figur Penyeimbang Stabilitas Pemerintahan

Jejak Lengkap Guntur Priambodo, Figur Penyeimbang Stabilitas Pemerintahan

Guntur Priambodo, birokrat senior yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Banyuwangi. (foto: dok.)

BANYUWANGI, SMNNews.co.id – Jejak Rekam terhadap sosok Guntur Priambodo, birokrat senior yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Banyuwangi.

Menurut pengamat politik Banyuwangi Veri Kurniawan mengatakan, bahwa sosok Guntur Priambodo sudah mempunyai pengalaman panjang di dunia birokrasi dan latar belakang akademik yang kuat, Guntur tampil sebagai figur yang mampu menjadi jangkar stabilitas pemerintahan di tengah masa transisi politik, katanya.

Guntur meraih gelar Doktor Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan predikat cumlaude. Basis keilmuan ini menjadi landasan kuat dalam pendekatan kebijakan berbasis data dan keberlanjutan lingkungan, terutama saat memimpin Dinas PU Pengairan. Di dinas tersebut, ia dikenal luas sebagai pemimpin yang turun langsung ke lapangan dan memahami seluk-beluk teknis infrastruktur air.

Selain itu, Guntur pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan. Kariernya di lingkungan sekretariat daerah mencakup posisi Asisten Administrasi Umum, kemudian Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

“Rentang pengalaman lintas sektor ini menjadikannya figur yang paham betul denyut nadi birokrasi Banyuwangi, dari aspek sosial hingga teknokratis,” tuturnya.

Veri juga menjelaskan, Bahkan setelah dilantik sebagai Pj Sekda pada September 2024, Guntur langsung memimpin langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan iklim dan penguatan layanan publik. Ia juga memerintahkan langkah antisipatif untuk meminimalisasi risiko bencana hidrometeorologi melalui optimalisasi drainase dan koordinasi lintas dinas.

Namun, tantangan yang dihadapi Guntur tidak hanya bersifat teknis. Pasca Pilkada Banyuwangi 2024, situasi birokrasi memerlukan sosok penyeimbang yang netral, berpengaruh, dan dihormati di semua lini. Dalam konteks ini, kehadiran Guntur sebagai Pj Sekda berperan penting sebagai figur peneduh. Ia membawa ketenangan di tengah dinamika politik yang masih berproses, menjaga irama kerja pemerintahan tetap produktif, serta memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa terdistraksi oleh agenda politik.

Dedikasinya diakui publik saat menerima penghargaan Tokoh Inspiratif Banyuwangi 2023 kategori loyalitas pengabdian. Penghargaan tersebut mencerminkan persepsi masyarakat atas etos kerja dan integritas yang telah dibuktikannya selama bertahun-tahun.

Kini, “dengan rekam jejak yang lengkap, pemahaman lintas sektor, serta keteguhan dalam menjaga netralitas dan efektivitas birokrasi di masa pasca Pilkada, selayaknya Guntur Priambodo diangkat menjadi Sekretaris Daerah definitif Banyuwangi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rica Deby A.

Editor: Kundari P.S

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

DKP Jatim Bersama Dispertan dan Perikanan Kabupaten Madiun Sosialisasikan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Nelayan Saradan

MADIUN, SMNNews.co.id – dalam upaya meningkatkan menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan nelayan terus diperkuat. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur...

Pemkab Madiun Monitoring dan Supervisi APBDesa Bagi Aparatur Desa se-kecamatan Jiwan

MADIUN, SMNNews.co.id -Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan desa guna memastikan pembangunan yang tepat sasaran. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Monitoring...

Sarasehan Aparatur Desa se-Kecamatan Dolopo, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Digitalisasi

MADIUN, SMNNews.co.id – Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelayanan publik melalui digitalisasi dan penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih. Penekanan itu disampaikan...