
JEMBER, SMNNews.co.id – Babinsa Panduman distrik Koramil 0824/26 Jelbuk bersama masyarakat, Babhinkamtibmas desa Panduman, keluarga pejuang MasTRIP dan mahasiswa melaksanakan Karya Bakti pembersihan monumen MasTRIP di dusun Bacem Desa Panduman kecamatan Jelbuk.
Serka Juriyanto, Babinsa Panduman menegaskan bahwa kegiatan Karya Bakti merupakan inisiatif dari putra – putri pejuang MasTRIP dan perlu pihaknya dukung.
Selain memberi dukungan, pemahaman kepada masyarakat terkait sejarah tugu monumen MasTRIP dan perjuangan para pahlawan terdahulu perlu pihaknya sampaikan ke masyarakat dan mahasiswa, ungkap Juriyanto, Jumat (01/08/2025).
Lanjut Juriyanto, kemerdekaan yang masyarakat rasakan saat ini merupakan hasil dari perjuangan para pahlawan.
Serka Juriyanto juga menambahkan, MasTRIP merupakan kepanjangan dari Tentara Republik Indonesia Pelajar.
“Karena para pejuangnya merupakan tentara muda maka oleh masyarakat mereka dipanggil mas. Dari sanalah istilah MasTRIP muncul,” ucapnya.
Juriyanto juga menuturkan, monumen MasTRIP merupakan salah satu saksi sejarah perjuangan bangsa.
“Sebagai generasi penerus kemerdekaan, masyarakat wajib ikut menjaga, merawat bahkan mewarisi semangat perjuangannya,” tegasnya.
Juriyanto juga mencontohkan salah satu penghormatan masyarakat terhadap perjuangan para pahlawan dengan mengajak masyarakat melakukan pembersihan dan pengecetan monument.
Tugu MasTRIP merupakan tetenger adanya perjuangan para pahlawan yang tergabung pada pasukan MasTRIP yang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesai dari upaya penjajahan Belanda tahun 1949.
Penjajahan Belanda bertujuan untuk menguasai kembali Indonesia. (*)
Reporter: Suliadi.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

