
BLITAR, SMNNews.co.id – Kapolres Blitar, AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, memimpin pengecekan dan pemantauan perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Buthak di Pos Wukir Negoro, kawasan hutan Sirah Kencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Senin (14/09/2026).
Kegiatan diawali dengan apel persiapan yang diikuti personel gabungan TNI-Polri, BPBD, Perhutani, relawan serta masyarakat sekitar. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Abed Nikosition dari BKPH Wlingi dan Wahyudi, dari BPBD Kabupaten Blitar.
60 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan pengecekan dan pemantauan kondisi Karhutla di kawasan Gunung Buthak, khususnya wilayah perbatasan perkebunan Teh Sirah Kencong dengan kawasan Gunung Buthak.
Berdasarkan informasi dari BPBD dan tim relawan Sirah Kencong di lokasi, api telah membakar kawasan dari puncak Gunung Buthak dengan ketinggian sekitar 2.890 MDPL hingga Pos 5 dan Pos 4 pada ketinggian sekitar 2.868 MDPL.
Sekitar pukul 13.00 WIB, perkembangan api terpantau mulai bergerak turun ke bawah dan mendekati Pos 3, tepatnya di sekitar petak 13 dan 38 dengan ketinggian sekitar 2.054 MDPL.
Petugas gabungan TNI-Polri, BPBD, Perhutani dan relawan pendaki gunung terus melakukan upaya penanganan untuk mencegah meluasnya kebakaran. Pemadaman dilakukan secara manual dengan memanfaatkan peralatan sederhana seperti ranting.
Dalam pelaksanaan penanganan Karhutla tersebut, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi angin yang masih kencang serta lokasi sumber mata air yang cukup jauh dan medan jalur cukup exstrem banyak jurang, serta jarak yang cukup jauh.
Kapolres Blitar menegaskan bahwa jajaran Polres Blitar bersama TNI, BPBD, Perhutani, relawan dan masyarakat akan terus melakukan pemantauan perkembangan Karhutla serta berupaya maksimal dalam penanganannya guna mencegah api meluas dan menjaga keselamatan masyarakat maupun kelestarian kawasan hutan.
“Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api kepada petugas,” ujarnya. (*)
Reporter: Bonaji.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

