
KOTA BLITAR, SMNNews.co.id – M (53), seorang pria di Dusun Pulerejo, Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, nekat akhiri hidup dengan gantung diri, Jumat (13/02/26).
Kapolsek Ponggok melalui Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan, pada hari Jumat tanggal 13 Februari 2026 pukul 07.00 WIB saksi Sumiyati selaku tante korban akan membuka warung makan, kemudian saksi mencari korban (M), karena setiap hari korban selalu membantunya membuka warung, namun saat itu tidak kelihatan.
“Kemudian Sumiyati mencarinya di belakang rumah dan mendapati korban dalam kondisi menggantung dengan sarung di pohon Jambu biji dengan posisi korban menghadap kebarat, kemudian saksi memanggil saudaranya Yualimah.
Lanjut, AKP Samsul Anwar, kemudian saksi Yualimah membangunkan saksi Jefri untuk melihat kondisi korban, mengetahui hal tersebut Jefri meminta tolong kepada tetangganya untuk membantu menurunkan korban dan berusaha menolong, tetapi sampai di bawah kondisi korban sudah meninggal dunia.
Dari hasil pengecekan, tidak diketemukan tanda-tanda aniaya di tubuh korban. Korban gantung diri dengan menggunakan sarung yang di ikatkan pada pohon jambu biji yang berada di belakang rumah.
“Korban tidak memiliki riwayat penyakit, namun korban sebelumnya pernah berupaya melakukan bunuh diri dengan gantung diri namun dapat dicegah keluarganya sekira 8 bulan yang lalu. Korban selama ini diduga memiliki permasalahan namun korban tidak menceritakan kepada keluarganya,” terang AKP Samsul Anwar.
“Dan Keluarga korban meminta tidak dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan yg diketahui perangkat desa,” pungkas AKP Samsul Anwar. (*)
Reporter: Bonaji.
Editor: Kundari PS.

