Kasus Mayat Korban Mutilasi Bakal Diambil Alih Polda Jatim

Identitas korban adalah Budi Hartanto (28 thn) asal Kota Kediri.

Blitar, suaramedianasional.co.id – Misteri mayat dalam koper akhirnya terungkap. Identitas korban adalah Budi Hartanto (28 thn) asal Kota Kediri. Penemuan mayat ini Rabu lalu membuat geger warga Kota Blitar karena kondisinya telanjang dan dimutilasi hingga leher.

Kini polisi terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi untuk mencari potongan tubuh korban yang berprofesi sebagai guru honorer ini.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Polres Kediri Kota dan Polres Blitar Kota terus melakukan penyisiran. Penyisiran dilakukan mulai dari rumah korban hingga lokasi ditemukanya mayat korban di Desa Karanggondang, Udanawu, Blitar.

“Saat ini kami fokus melakukan pencarian bagian tubuh korban. Lokasi pencarian mulai dari rumah korban hingga TKP penemuan mayat,” ungkap AKP Heri Sugiono, Kamis (04/4).

Menurut dia, tidak ada barang bukti yang ditemukan di lokasi penemuan mayat selain koper hitam yang digunakan untuk membungkus tubuh korban. “Sementara hanya koper, tidak ada bukti lain di TKP,” imbuhnya.

Kasus ini sepenuhnya diambil alih Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, seperti dikemukakan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. Alasannya,  ada dua lokasi yang menjadi sasaran penyelidikan yakni di Kota Kediri dan Kabupaten Blitar.

“Mengkoordinasikan dua wilayah ini tentu mudah bila diambil alih Polda Jatim agar cepat terungkap,” papar Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi melalui whatsapp.

Menurut dia, pengungkapan kasus ini harus cepat dilakukan. Karena  dikhawatirkan pelarian pelaku akan semakin jauh dan berusaha menghilangkan barang bukti. “Kita sudah mengantongi beberapa petunjuk namun memang belum bisa kami publikasikan untuk kepentingan penyidikan. Namun secepatnya kami akan tangkap pelaku,” janjinya.

Hingga saat ini sudah ada 12 saksi yang diperiksa polisi. Mereka adalah keluarga dan teman-teman korban. Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Kediri Kota. Selain Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dan penyidik Polres Kediri Kota, penyidik dari Polres Blitar Kota juga dilibatkan dalam pemeriksaan  saksi. (jon)