HomeBERITAKedua Kalinya, Perhutani KPH Blitar Kembali Tandatangani Perjanjian Kerjasam dengan LMDH/KTH

Kedua Kalinya, Perhutani KPH Blitar Kembali Tandatangani Perjanjian Kerjasam dengan LMDH/KTH

Perhutani KPH Blitar kembali melakukan proses penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan LMDH/KTH

BLITAR, SMNNews.co.id – Untuk yang kedua kalinya Perhutani KPH Blitar sukses melakukan proses penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan LMDH/KTH.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kejaksaan, Perum perhutani kabupaten Blitar, LMDH , Koramil, anggota Polsek Binangun, Kepala Desa Ngembul, Tokoh masyarakat dan LPMD Desa Ngembul.

Dan hari ini Kamis (14/09/2023) dilakukan juga Penandataganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan LMDH/KTH di gelar di Desa Ngembul, Kecamatan Binangun.

Menurut ADM Perum Perhutani KPH Blitar, Muklisin mengatakan, kami sangat senang dua kali proses penandatanganan PKS ini berjalan lancar. Kemarin LMDH/KTH dari Kecamatan Sutojayan, Wonotirto, dan Panggungrejo sudah menyepakatinya dan hari ini, dari Kecamatan Binangun dan Kesamben juga sudah sepakat menandatangani PKS ini.

“Selama ini, lahan tebu liar dianggap sebagai biang keladi atas banjir yang tiap tahun menimpa masyarakat Blitar Selatan. Bahkan tadi dalam pertemuan itu pun, seorang warga Wonotirto bernama Poniman mengungkapkan kekesalannya terhadap kondisi eksploitasi hutan yang ada,” paparnya

Dalam dua kali proses penandatanganan PKS ini, hadir pula perwakilan dari pabrik gula (PG), diantaranya dari PT Rejoso Manis Indo (RMI), PT Kebon Agung, dan lainnya.

Juga ada perwakilan PG yang hadir. Selain itu ada dari koperasi, dan stakeholder lainnya. Sampai saat ini responnya positif, karena kita terbuka, kita paparkan semua pada mereka rencana kita seperti apa.

Selama ini, lahan tebu liar dianggap sebagai biang keladi atas banjir yang tiap tahun menimpa masyarakat Blitar Selatan. Bahkan, dalam pertemuan itu pun, seorang warga Wonotirto bernama Poniman mengungkapkan kekesalannya terhadap kondisi eksploitasi hutan yang ada.

“Wonotirto berasal dari ‘Wono’ yang berarti hutan, dan ‘Tirto’ yang berarti air. Sekarang, dua-duanya tidak ada. Hutannya jadi tebu, airnya pun kering,” keluhnya.

“Makanya saya setuju betul dengan langkah Perhutani ini. Tetap berjuang dijalan ini Pak ADM, semoga selalu istiqomah,” sambungnya.

Senada dengannya, dukungan juga datang dari Camat Binangun Benny Setyohadi yang menjelaskan, wonotirto kehilangan makna. Karena hutanya sudah gundul, sumber airnya mengering.

Dan yang mendapatkan apresiasi masyarakat, perhutani masih bermitra dalam kelangsungan ekonomi masyarakat sekitar hutan. Hal ini disepakati penanaman tebu dan hasil hutan lainya, untuk tidak menghilangkan fungsi hutan.

“Jadi teknisnya setiap penanaman tebu 15 meter, 5 meternya wajib ditanami kayu. Bisa kayu berbuah, kayu putih atau tegakan yang bisa disesuaikan kultur tanah wilayah kawasan hutan yang cocok,” jelas Muklisin.

Bahkan Muklisin prihatin dengan kondisi yang beralih fungsi hutan menjadi lahan tebu liar, yang jumlahnya sangat fantastis. Hasil maping kerusakan hutan mencapai belasan ribu hektar. Untuk itu, agar hutan dikembalikan fungsinya dan masyarakat tidak kehilangan penghasilan, dibuatkan kesepakatan antara para petani dengan perhutani. Penataan lahan tebu, diharapkan ada pemasukan negara lewat BNBP dan sharing hasil hutan.

Tak pelak, program yang dicanangkan ADM yang baru menjabat seumur jagung ini, mendapatkan dukungan anggotanya dan masyarakat luas. Faktanya dengan kerja sama penandatanganan yang disaksikan pejabat aparatur negara dan pihak aparat penegak hukum.

Sementara itu, Tomi Gandhi Sasongko selaku perwakilan Koperasi Tri Dharma Adhy Wana Sejahtera juga siap dan mendukung langkah dari Perhutani ini.

“Tentu kami merespon positif, kami nilai langkah dari Perhutani ini membawa manfaat untuk semua pihak, baik negara, petani, dan masyarakat Kabupaten Blitar,” ucapnya. (bon)

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Warga Perumahan Tanjung Sari Regency Kota Blitar Laksanakan Kurban Sapi dan Kambing di Masjid Miftahul Huda

KOTA BLITAR, SMNNews.co.id - Pada hari raya Idul Adha tahun 2024, warga Perumahan Tanjung Sari Regency, Kota Blitar, melaksanakan kegiatan korban dengan menyumbangkan hewan...

Agus Sriyanto Mundur dari Komisoner, KPU Ngawi Tunggu Pengganti

NGAWI, SMNNews.co.id - Hanya hitungan hari usai dilantik, Agus Sriyanto anggota Komisioner KPU Ngawi mundur. Sebelumnya, dia disoroti karena melanggar syarat pendaftaran yang menyebut...

Hari Raya Idul Adha, Pemkab Blitar Bagikan 11 Ekor Sapi Kurban ke 6 Kecamatan

BLITAR, SMNNews.co.id - Memperingati hari raya Idhul Adha 1445 h 2024 masehi Pemkab Blitar membagikan 11 ekor sapi ke 4 kecamatan, dari 11 ekor...