
NGAWI, SMNNews.co.id – Senyum lebar langsung tergambar di wajah Sulastri, 36 tahun. Warga Kenongorejo, Kecamatan Bringin. Siang itu tepat hadapannya, air bersih mengucur deras dari tangki.
Air itu dikirim pengurus DPC PDI Perjuangan Ngawi setelah melihat kesulitan mendapatkan air bersih melanda beberapa desa wilayah Ngawi timur.
“Cuaca panas dan kami kesulitan air bersih, kiriman ini sangat berarti untuk kami,” ujar Sulastri.
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, dua tangki air sengaja dikirim ke dua desa yakni Desa Suruh dan Kenongorejo di Kecamatan Bringin. Masing-masing berkapasitas lima ribu liter.
Droping air merupakan salah satu rangkaian kegiatan bakti sosial yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Ngawi. Relawan dan pengurus DPC PDI Perjuangan Ngawi juga membuatkan tandon untuk memudahkan warga mengambil air sesuai kebutuhan mereka.
Wilayah yang rentan kekeringan sebenarnya sudah dipetakan oleh Pemkab Ngawi. Sebagian wilayah sudah tersentu Pamsimas (Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat).
Program Pamsimas ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan mendapatkan air bersih. Namun demikian secara umum, debit air sumber saat ini juga semakin berkurang.
“Ini tentu perlu adanya intervensi yang berbeda,” tutur Dwi Rianto Jatmiko
Droping air bersih ke desa-desa yang kekeringan di Kabupaten Ngawi akan terus dilakukan sembari melihat perubahan musim yang akan datang.
“Kami harap apa yang dilaksanakan teman-teman pengurus PDIP Ngawi ini akan dapat meringankan beban masyarakat perihal memenuhi kebutuhan air bersih,” pungkas Wakil Bupati Ngawi ini. (kps)

