Kesulitan Air, Satgas TMMD Datangkan Air dari Mobil Tanki

Hari-hari krusial, kurang 5 hari lagi sebelum ditutup satgas dan masyarakat kebut pekerjaan fisik TMMD 105 di Trenggalek.

Trenggalek, suaramedianasional.co.id – Hari-hari krusial, kurang 5 hari lagi sebelum ditutup satgas dan masyarakat kebut pekerjaan fisik TMMD 105 di Trenggalek. Mereka tetap bersemangat meskipun harus bekerja siang dan malam.

Sayangnya selain medan yang sulit, minimnya pasokan air untuk pengecoran rabat jalam menjadi kendala. Hal ini membuat Satgas TMMD 105 Trenggalek harus mendatangkan air dari mobil Tanki, Jum’at malam (2/8/2019) untuk bisa bekerja lembur.

“Sengaja kami mendatangkan air dengan Mobil Tanki, hal ini kita lakukan supaya bisa bekeja lembur untuk merabat jalan di lokasi Dusun Nitri, Desa Sumurup,” terang Komandan Satgas TMMD 105 Trenggalek Letkol Inf. Novianto dilokasi lembur.

“Pasokan air dari sumber setempat tidak mencukupi, sehingga memaksa kami untuk mendatangkan air untuk bisa melanjutkan pekerjaannya,” imbuhnya.

Jum’at malam (2/8/2019) satgas dibantu masyarakat lembur rabat jalan di Dusun Nitri, Desa Sumurup. Sebenarnya tidak banyak sisa pekerjaan yang ada, namun untuk memastikan bisa selesai tepat satgas dan masyarakat lebih memilih untuk bekerja lembur.

Memang pelaksanaan TMMD 105 di Kabupaten Trenggalek, berlangsung pada musim kemarau. Masalah klasik yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Trenggalek, ketika musim kemarau berkepanjangan bencana kekeringan melanda.

Bahkan saat musim kekeringan, di beberapa desa yang sulit terjangkau air harus meminta bantuan pasokan air bersih dari Pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan air mereka setiap hari.(*)