
BLITAR, SMNNews.co.id – Pemerintah Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar menggelar kegiatan “Siraman Culture Festival 2026” sebagai rangkaian peringatan Bersih Desa Siraman, Sabtu (27/06/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan warga desa melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Sejak pagi, rangkaian kegiatan diawali dengan slametan di makam pendiri Desa Siraman sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki dan keselamatan bagi masyarakat desa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pawai budaya bertajuk “Siraman Culture Festival 2026” yang diikuti sebanyak 16 kontingen.
Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa TK, SD, SMP, MTs, kelompok pemuda hingga warga masyarakat Desa Siraman. Masing-masing kontingen menampilkan beragam kreativitas, kesenian tradisional, serta atraksi budaya yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati sepanjang rute kegiatan.
Kepala Desa Siraman, Budi Arif Rachman, saat ditemui awak media mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang bertujuan melestarikan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
“Hari ini, dalam rangka Bersih Desa kami Pemerintah Desa Siraman menggelar acara Siraman Culture Festival 2026. Tadi pagi kami melaksanakan slametan di makam pendiri Desa Siraman, kemudian dilanjutkan festival budaya yang diikuti 16 kontingen dari TK, SD, SMP, MTs, pemuda hingga warga masyarakat,” jelas Budi.
Ia menambahkan, rangkaian Bersih Desa masih akan berlanjut pada Minggu malam (28/06/2026) dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang menghadirkan Dalang Ki Hendrik Wicaksono dari Solo dengan lakon “Sesaji Rojo Suyo”.
“Semoga melalui kegiatan Bersih Desa Siraman ini masyarakat semakin makmur dan sejahtera, serta Desa Siraman semakin berdaya dan berjaya. Kami juga berharap tradisi yang diwariskan para leluhur tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Kesamben, Amir Barata, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Siraman beserta seluruh masyarakat yang telah menjaga kekompakan sehingga kegiatan melestarikan budaya tersebut dapat terselenggara dengan baik.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Kesamben memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Siraman dan seluruh masyarakat yang telah melestarikan budaya melalui kegiatan Bersih Desa dengan tema Siraman Culture Festival 2026. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif,” ungkap Amir.
Menurut Amir Barata, selain menjaga tradisi, kegiatan tersebut juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang ikut meramaikan acara.
“Kami berharap festival ini mampu meningkatkan aktivitas UMKM serta membantu menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Siraman. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas, keamanan, dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman, tertib, dan sukses hingga selesai,” pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Kecamatan Kesamben, Kepala Desa Siraman beserta perangkat desa, BPD, LPMD, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Siraman, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta Siraman Culture Festival 2026 yang menjadikan perayaan Bersih Desa berlangsung semarak dan penuh nilai budaya. (*)
Reporter: Bonaji.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

