
JEMBER, SMNNews.co.id – Jumat (24/07/2026), Bupati Jember, Gus Fawait bersama Wamenkes RI, Wakil BP Taskin RI dan anggota DPR RI komisi VI, Kawendra Lukistian melaunching program Home Care di wilayah Kecamatan Sumberbaru. Melalui program Home Care, Gus Fawait berikhtiar agar keluarga miskin di kabupaten Jember yang sakit bisa memiliki dokter pribadi.
“Saat ada warga negara tidak mampu atau miskin sakit, pemerintah dan negara harus hadir. Ada 25 ribu hingga 30 ribu warga yang masuk kriteria penerima layanan program Home Care dan saat sakit bisa mengakses melalui hotline khusus yang sudah pemerintah siapkan,” ungkap Gus Fawait, di halaman Puskesmas Sumberbaru.
Gus Fawait berharap, kedepannya kuota yang masuk kriteria penerima layanan program Home Care akan bertambah.
“Filosofinya, dokter keluarga atau dokter pribadi untuk masyarakat tidak mampu yang sakitnya berkepanjangan,” tuturnya.
“Untuk anggaran program Home Care ini kita tekan seminim mungkin namun manfaatnya seefektif mungkin. Termasuk kendaraan Home Care kita juga memanfaatkan kendaraan dinas OPD,” ucapnya.
Gus Fawait mengaku bangga bangga dengan rencana Wamenkes RI yang akan mengundang dirinya untuk menjadikan program Home Care menasional.
“Mungkin dia atau tiga bulan akan kita lakukan evaluasi dan akan kita presentasikan ke kementerian kesehatan,” ungkapnya.
“Apa yang kami lakukan sesuai dengan semangat presiden untuk memberi perhatian khusus dan lebih bagi masyarakat tidak mampu. Ada sekitar 1200 Nakes yang akan fokus menjalankan program Home Care dengan tidak mempengaruhi serta mengurangi pelayanan di Puskesmas,” paparnya.
Gus Fawait juga menjabarkan bahwa Nakes di kabupaten Jember berkisar empat hingga lima ribu tenaga, dan 1200 tenaga kesehatan tersebut ia terjunkan ke daerah terpencil untuk program Home Care.
“Kita juga akan berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk memetakan lokasi penerima layanan Home Care yang sulit,” jelasnya.
“Pasien penerima layanan Home Care akan mendapat layanan dasar, kemudian akan ada layanan telemedisin melalui dokter umum atau spesialis. Kalau pasien perlu dirujuk, maka kita bawa ke rumah sakit,” pungkasnya. (adv)
Reporter: Suliyadi.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

