Mampu Persatukan Kalangan Muda, Pencak Silat Masih Minim Perhatian

Sigit Sudariyadi saat menjadi Ketua Panitia Kejuaraan Pencak Silat Bupati-Kapolres Ngawi Cup II tahun 2018

Ngawi, suaramedianasional.co.id – Cabang olahraga pencak silat menjadi salah satu ala pemersatu perbedaan di kalangan generasi muda. Hal ini dipercayai oleh Sigit Sudariyadi, Ketua PSHT ranting Kecamatan Paron. “Ini sudah terbukti dengan berbagai perhelatan kejuaraan pencak silat yang diikuti belasan perguruan silat dari berbagai pondok,” ujarnya.

Puluhan anak-anak muda yang bergabung dalam berbagai perguruan pencak silat sudah menyatakan tekadnya untuk bersatu menghilangkan perbedaan demi prestasi di cabang ini. Sigit yang juga aggota DPRD Ngawi ini hanya menyayangkan bahwa dukungan bagi cabor pencak silat masih minim. Event terakhir yang dilakukan cabor ini adalah Pencak Silat Bupati-Kapolres Cup II pada Nopember 2018 yang diikuti 252 atlet. “Namun ini bukan perhelatan KONI, pertandingan itu murni dari inisiatif seluruh pecinta silat dan perguruan yang ada di Ngawi,” katanya.

Minimnya kejuaraan pencak silat di tingkat kabupaten ini juga menjadi keprihatinan tersendiri, padahal pencak silat sudah jelas memiliki penggemar dan potenssi atlet di tiap desa. “Dengan banyaknya perguruan pencak silat yang tersebar di berbagai kecamatan, menjaring potensi atlet mestinya lebih mudah apabila dilaksanakan event kejuaraan yang rutin,” ungkapnya.

Sigit berharap berbagai isu miring bahwa pencak silat rentan dengan tawuran sudah dihilangkan. Dia mencontohkan bukti selama beberapa tahun terakhir, tidak ada perkelahian antar perguruan dan meningkatnya kesadaran bahwa adu kepiawaian pencak silat haruslah disajikan di atas arena kejuaraan dan bukan di jalanan. “Sehingga semakin banyak digelar kejuaraan pencak silat tentu semakin baik,” usulnya.

Selain itu, torehan prestasi pencak silat secara nasional dan perhatian pemerintah termasuk memberikan bonus besar bagi peraih medali dpat ditiru oleh daerah. “Potensi mendulang prestasi dari cabang pencak silat ini, saya yakin sangat besar di Ngawi, apalagi atletnya sudah jelas dari anak-anak, remaja sampai dewasa sudah tersedia, tinggal dibuatka berbagai event untuk menjaring prestasi mereka,” ungkap Sigit. (ari)