HomeBERITAManfaatkan Momen Halal bihalal, Camat Arjasa Konsolidasi Pengentasan Kemiskinan

Manfaatkan Momen Halal bihalal, Camat Arjasa Konsolidasi Pengentasan Kemiskinan

Camat Arjasa saat pimpin Rakor dan halal bihalal di pendopo kecamatan Arjasa. (Foto: Suliyadi/smnnews.co.id)

JEMBER, SMNNews.co.id – Camat Arjasa, Andry Purnomo manfaatkan momen halal bihalal 1 Syawal 1447 H sekaligus konsolidasi jajaran dan lintas sektoral dalam penanganan pengentasan kemiskinan.

Momen halal bihalal yang terselenggara di pendopo kecamatan Arjasa dihadiri pimpinan tiga pilar, lintas sektoral, pemerintah desa dan tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Arjasa, Senin (30/03/2026).

“Hari ini kami menyelenggarakan rapat koordinasi dan melestarikan budaya positif silaturahmi sekaligus melakukan konsolidasi,” ungkap Andry Purnomo.

Lanjut Andry Purnomo, konsolidasi merupakan kewajiban pejabat publik, Muspika dan pemerintah desa dalam rangka pemenuhan kebutuhan prioritas masyarakat, utamanya penanganan kemiskinan sebagaimana program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Jember, Gus Fawait.

“Konsentrasi penanganan kemiskinan tersebut menjadi perhatian khusus agar tidak tertinggal, sehingga semangat no one left behind akan menjadi arahan berkelanjutan pimpinan kita,” ucapnya.

Pria kelahiran Surabaya ini juga menambahkan, arahan tersebut menjadi bagian Muspika untuk melakukan konsolidasi agar tugas-tugas berjalan dengan baik.

“Harapan kedepan, sebagaimana keinginan presiden dan Gus Bupati, kemiskinan ekstrem di kabupaten Jember segera tuntas,” jelasnya.

Andry juga menyampaikan, bahwa angka kemiskinan ekstrem di kabupaten Jember masih tercatat absolut tinggi, sehingga pemerintah meluncurkan bantuan langsung non tunai dan ada kenaikan penerima bantuan sebesar 73,34 persen.

“Kami terus bergerak untuk melakukan konsolidasi dengan seluruh unsur yang melibatkan pemerintah desa, tim PKH serta relawan untuk memastikan agar tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan bahan pokok,” tegasnya.

Alumnus Fakultas Ekonomi UNEJ ini juga memaparkan bahwa secara linier dengan kebijakan Gus Bupati Jember yang menetapkan Satgas Pengentasan Kemiskinan, Stunting dan AKI/AKB saat ini kondisi kemiskinan di kabupaten Jember merupakan kondisi emergensi alias bencana dan tidak bisa tertangani secara normatif, sehingga perlu pembentukan Satgas.

“Sehingga kami secara linear dengan Pemkab agar proses verifikasi dan validasi data berkualitas, tidak ada yang tertinggaltertinggal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Suliyadi.

Editor: Kundari PS.

Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

ARTIKEL LAINYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Karhutla di Lereng Lawu Meluas ke Ngawi, Relawan Gabungan Buatkan Sekar Bakar

NGAWI, SMNNews.co.id - Kemarau panjang telah memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Lawu. Kebakaran itu melalap pohon-pohon pinus di dalam kawasan hutan...

Kapolres Blitar Pimpin Apel Tanggap Bencana Karhutla Gunung Buthak, 300 Personel Gabungan Disiagakan

BLITAR, SMNNews.co.id - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, memimpin apel tanggap bencana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Buthak,...

Polres Blitar Lakukan Sinergi Perkuat Kesiapan Pengamanan Pilkades Serentak di Gandusari

BLITAR, SMNNews.co.id – Jajaran Polres Blitar terus melakukan berbagai upaya kesiapan pengamanan (PAM) Pilkades Serentak guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman, lancar dan kondusif. Salah...