Meithiana Dilantik Jadi Ketua Umum Perempuan Pertama ICMI Muda Jatim

Seminar Nasional, Pelantikan, dan Rapat Kerja. yang bertempat di Mercure Grand Mirama Surabaya

Surabaya, SMNNews.co.id – Selasa (12/01), Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Muda Jawa Timur menggelar Seminar Nasional, Pelantikan, dan Rapat Kerja. Bertempat di Mercure Grand Mirama Surabaya, kegiatan dilaksanakan secara daring menggunakan zoom meeting dan luring dengan mengangkat tema “Mahakarya Pemuda Membangun Peradaban Bangsa”.

Mengawali kegiatan, Tumpal Panggabean, Sekretaris Jendral (Sekjen) ICMI Muda Pusat mengapresiasi kegiatan yang digelar secara bersamaan antara pelantikan, seminar nasional, hingga rapat kerja. “Kegiatan ini sesuai dengan tema, yaitu mahakarya. Betapa luar biasanya ICMI Muda Jatim ini sebagai yang pertama melantik ketua umum perempuan, dan pertama kalinya pelantikan dilaksanakan secara online dan offline sekaligus. Luar biasa”, ungkapnya.

Tumpal menegaskan, pelantikan kepengurusan ICMI Muda Jatim Periode 2020-2025 jangan sampai semangatnya hanya di awal saja. “Jaga semangat luar biasa ini, susun program-program yang luar biasa hingga membuat ICMI Muda kembali berjaya seperti sedia kala”, imbuhnya.

Ditemui di sela kegiatan, Meithiana Indrasari, Ketua Umum ICMI Muda Jatim mengatakan sebagai langkah awal akan mengajak pengurus yang dilantik menyusun program kerja dalam Raker. “Kami akan memfokuskan pada peningkatan program kajian keislaman, kualitas, dan kompetensi pada masing-masing bidang yang ada, sehingga ke depan sistem sosial bisa dibangun dengan jejaring memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Inilah yang akan kami sinergikan menuju rahmatan lil alamin”, ujar Mei yang juga Wakil Rektor Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) ini. Dalam rangkaian kegiatan, diselenggarakan Seminar Nasional dengan menghadirkan narasumber secara daring maupun luring diantaranya Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur; Akhmad Muzaki, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim; Tuan Guru Ibnu Kholil, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI; dan Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek.(kan)