
BANYUWANGI, SMNNews.co.id – Pemkab Banyuwangi tengah gencarkan program Banyuwangi Cerdas hal ini dilakukan semata mata ingin memberikan pelayanan bantuan kuliah gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Suratno, menyampaikan bahwa, dalam program Banyuwangi Cerdas tersebut diharapkan kepada masyarakat khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu kini mereka bisa mengenyam pendidikan diperguruan tinggi yang di biayai oleh pemerintah secara geratis selama 4 tahun.
“Agar bisa menjadi peserta anak didik di program Banyuwangi cerdas tersebut saratnya ada dua pertama mereka harus dari keluarga yang kurang mampu yang kedua mereka harus mengikuti test terlebih dahulu serta dinyatakan lulus, begitu lulus mereka harus berkotmitmen bersama supaya mau mengabdi untuk pemerintah daerah,” terang Suratno, Senin (30/6/2025).
Bahkan menurut Suratno nantinya supaya mereka bisa mengajar sekaligus menjadi potensi pembangunan di desa itu maka aturanya mereka tidak bole laju harus tinggal didesa tersebut supaya bisa mengajari anak-anak yang ada di desanya seperti mengajari bahasa Asing, serta ilmu lainya bahkan juga mereka membuka tempat kursus dilokasi masing-masing. Dengan begitu mereka ini punya pengalaman atau bisa memplementasikan ilmunya.
Namun mereka hanya diberi waktu satu tahun karena selanjutnya akan disusul angkatan berikutnya dan pada saat mereka mengabdi itu mereka mendapatkan intensif dari pemerintah sebesar dua juta rupiah, katanya.
“Ini adalah ikhtiar kabupaten Banyuwangi untuk mengurangi kesenjañgan dalam memenuhui pelayanan masyarakat didaerah pinggiran yang sulit cari guru, gurunya kurang dan banyak problim mungkin secara ekonomi yang masih berjuang. Dengan kehadiran mereka itu bisa membantu masyarakat selain mengajar dan memberikan ketrampilan dan juga menjadi inspirator buat remaja- remaja supaya hidupnya makin layak,” ujarnya.
“Harapanya tentu banyak pengalaman dan juga akses yang kita berikan untuk menempuh pendidikan sampai sarjanah minimal menginspirasi pemuda yang lain terutama lulusan SMU, SMK dari keluarga yang tidak mampu jangan patah semangat contohnya sudah banyak melalui program banyuwangi cerdas ini mereka bisa menopang keluarganya dan juga bisa mengurangi kesenjangan serta keluarga makin layak,” pungkasnya.
Sementara itu salah satu mahasiswa yang ikut program Banyuwangi cerdas. Nabila mengaku mendapatkan tugas dari pemeritah daerah untuk mengabdi di Desa Watukebo dusunk Pringgondani, kec Wongsorejo. selama satu tahun disana ia mengajar disekolah SMP N 3 Wongsorejo lokasinya sangat terpencil yang akses jalannya sulit harus berjalan melewatii tiga hutan.
“Ternyata selama saya mengajar disana mereka itu cukup semangat meski harus melewati hutan dan alhamdulilah semangat belajarnya juga bagus bahkan penduduk atau warga sètempat juga mendukung dengan kegiatan mengajar, saya kebetulan mengajar bahasa Inggris. Tidak hanya disekolah saja mengajarnya akan tetapi saya juga mengajari mata pelajaran diluar jam sekolah,” jelasnya.
“Saya sangat berterimakasi kepada pemerinta dengan progam Banyuwangi Cerdas saya bisa kuliah bahkan saya di beri kesempatan untuk mengabdi kepada pemkab Banyuwangi,” imbuhnya. (adv)
Reporter: Rica Deby A.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

