
JEMBER, SMNNews.co.id – Senin (06/04/2026), Bupati Jember, Gus Fawait menggelar rapat koordinasi dengan jajaran, Muspika Puger dan perwakilan PT. Imasco Asiatic untuk menanggapi adanya keluhan masyarakat terkait kemacetan lalu lintas di wilayah Kecamatan Puger.
Bupati Jember, Gus Fawait melalui Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman menyampaikan bahwa uji coba akses kendaraan berat jadi 20 jam di wilayah Kecamatan Puger bertujuan untuk antisipasi kemacetan lalu lintas.
Kebijakan pemberlakuan 20 jam untuk kendaraan berat juga bertujuan untuk mengurangi antrean 150 hingga 200 truk yang sebelumnya menumpuk di bahu jalan.
“Bupati Jember dan PT. Imasco Asiatic sepakat mengambil jalan tengah untuk antisipasi kemacetan lalu lintas di wilayah kecamatan Puger dengan memberlakukan 20 jam kerja untuk kendaraan berat,” ungkap Pj Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman, Senin (06/04/2026), di Hall Prajamukti kantor Pemkab Jember.
Helmi Luqman juga menyampaikan bahwa dengan adanya relaksasi jam operasional kendaraan berat ini juga tidak mengganggu Pedagang Kaki Lima (PKL) atau pelaku UMKM di sekitarnya.
“Kami berharap agar perputaran ekonomi tetap jalan,” tegas Helmi.
Pj. Sekda Jember juga menambahkan, para pengusaha ikan juga meminta menuntut normalisasi lalu lintas, untuk itu Pemkab Jember mencoba memberlakukan uji coba akses kendaraan berat jadi 20 jam.
“Kita sudah sepakat dan kita juga akan melakukan perbaikan akses jalan yang mengalami kerusakan, agar lalu lintas berjalan optimal,” terangnya.
Akhmad Helmi Luqman juga memaparkan bahwa mekanisme pengawasan uji coba lalu lintas kendaraan berat jadi 20 jam melibatkan semua elemen, yakni TNI, POLRI, Pol PP, Dishub dan Imasco Asiatic membuat jadwal agar armadanya agar tepat waktu. (adv)
Reporter: Suliyadi.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

