Mengimplementasikan Pancasila Bersama Rumah Perubahan

 

Keseruan membuat video yang dilakukan peserta saat menyelesaikan tantangan dengan diawasi fasilator dari Rumah Perubahan Rhenald Khasali.
Cisarua Bogor, suaramedianasional.co.id – Ratusan wartawan yang mengikuti Sosialisasi Hak Konsitusional Warga Negara di Pusdiklat Pancasila Cisarua Bogor, diajak mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila bersama fasilitator dari Rumah Perubahan Rhenald Khasali, Selasa (23/4).
Terbagi dalam kelompok-kelompok kecil, peserta harus dapat menyelesaikan tantangan yang diberikan.
Tiga tantangan yang harus diselesaikan adalah menirukan masakan dan menjualkannya kembali dengan harga dua kali lipat, memberikan sosialisasi tentang sila-sila Pancasila pada masyarakat dan membuat video dengan mengambil talent dari warga sekitar, mengenai Pancasila dan NKRI. “Peserta harus bisa menyelesaikan tiga tantangan dalam tempo 4 jam dengan berbekal uang Rp 150 ribu per kelompok,” ujar Fauzan, salah satu fasilitator.
Keseruan pun mewarnai tingkah peserta dalam menyelesaikan tantangan ini. Dimulai dengan merayu para penjual untuk dapat mempercayakan dapur mereka ke peserta, menjualkannya kembali dengan harga lebih tinggi hingga berburu gambar menarik untuk video mereka. Pada akhir tantangan dan setelah diseleksi, Terpilih 5 video terbaik dari belasan kelompok yang mengikuti kegiatan ini.
Tantangan seperti ini, menurut Frengco, wartawan Hak Rakyat dari Kupang, meninggalkan pengalaman yang tidak terlupakan baginya. “Memberikan semangat kekompakan dan kebersamaan, di samping itu juga menjadikan lebih mengerti nilai Pancasila yang hidup di tengah masyarakat kita,” ujarnya.
Dadang Kadarusman, motivator yang didatangkan oleh Rumah Perubahan, memberikan tambahan energi bagi para peserta agar tidak melupakan sisi humanis dalam kehidupan bermasyarakat. Membagikan kebaikan dan kabar kebahagiaan juga menjadi bagian penting bagi wartawan dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat dan berprofesi. “Wartawan itu profesi yang mulia sebab dapat memberikan kabar yang menjadi inspirasi bagi pembaca agar melakukan kebaikan,” ungkap Dadang Kadarusman. (ari)