
PROBOLINGGO, SMNNews.co.id – Sebuah kecelakaan dramatis terjadi di perlintasan sebidang resmi JPL 166 Km 86+698 di jalur Grati-Bayeman, Probolinggo, pada Senin (8/9/2025) malam. Sebuah mobil minivan Nissan Serena ringsek parah setelah ditabrak oleh Kereta Api Ranggajati. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Menurut keterangan saksi, mobil minivan yang dikemudikan oleh Jari (71), warga Mayangan, Kota Probolinggo, tiba-tiba mengalami pecah ban saat berada di tengah rel. Ban yang meletus membuat mobil mogok dan tidak bisa bergerak.
Sopir dan sejumlah warga di sekitar lokasi sempat berusaha mendorong mobil keluar dari rel, namun upaya itu tidak berhasil karena kereta api sudah terlanjur mendekat. Petugas perlintasan yang melihat kejadian ini segera memberikan isyarat bahaya (Semboyan 3) kepada masinis dari jarak sekitar 300 meter.
Meskipun masinis sudah melakukan pengereman darurat, benturan keras tidak dapat dihindari. Mobil minivan itu terpental dan ringsek di bagian depan. Sopir mobil, yang sudah keluar dari kendaraan sesaat sebelum tabrakan, hanya mengalami syok dan langsung dievakuasi warga.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur Pantura Probolinggo–Pasuruan sempat mengalami kemacetan hingga 3 kilometer. Sementara itu, KA Ranggajati sempat berhenti di Stasiun Bayeman untuk pemeriksaan sarana sebelum melanjutkan perjalanannya kembali.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang, terutama saat melintas di jalur rel. Insiden ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan akan bahaya dan risiko yang bisa terjadi di perlintasan kereta api. (*)
Reporter: Achmad N.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

