
NGAWI, SMNNews.co.id – Pengusiran dan ancaman penganiayaan diterima sejumlah wartawan saat liputan peristiwa keracunan diduga dari menu MBG, di Mantingan Ngawi, Kamis (4/12/2025).
Tindakan mengusir dan mengancam para wartawan itu dilakukan oknum petugas SPPG Bintang Mantingan. SPPG ini yang memasok menu MBG dan diduga menyebabkan para pelajar mengalami gejala keracunan.
Menurut Asep Saeful Bahri, wartawan harian Radar Madiun, saat itu para wartawan mengikuti petugas Dinas Kesehatan Ngawi yang tengah mengumpulkan sisa makanan untuk sample uji laborat.
“Namun, seorang petugas berkaos biru mengusir kami. Dia dengan kasar membentak, mengusir dan mendorong para wartawan keluar lalu menutup pagar,” kata Asep.
Seolah tak cukup, pria itu juga berteriak melarang wartawan mengambil gambar. Bahkan dia marah, menerobos pagar sambil mengacungkan potongan kayu papan ke arah wartawan.
Bongkahan paving segi lima sudah digenggam dan pria itu lari mengejar, bersiap melemparkannya ke kontributor CNN, Suratno. Untunglah Suratno berhasil menhindar kendati insiden itu membuatnya lari ke tengah jalan raya.
Sikap arogan dan tindakan intimidasi serta pengancaman yang dilakukan oknum tersebut, pernah pual dialami wartawan di SPPG lainnya. Tindakan arigan seperti itu bukanlah yang pertama saat meliput keracunan diduga akibat MBG.
“Kami merasa dihalangi dalam tugas jurnalistik. Padahal program nasional seperti MBG ini perlu dikawal bersama dan juga bagian dari keterbukaan informasi untuk publik,” tambahnya.
Asep juga khawatir bila sikap arogan oknum-oknum tertentu dalam mengendalikan program MBG, akan menimbulkan persepsi salah terhadap pemerintah saat ini. Tindakan oknum jangan sampai dianggap sebagai cerminan kebijakan pemerintahan yang tertutup dan cenderung anti kritik. (*)
Reporter: Arie.
Editor: Kundari PS.
Temukan Berita Menarik Lainya Disini GOOGLE News !!

